Taiwan - RI Bekerja Sama Gelar Pendidikan dan Pelatihan Teknik Mesin

Oleh Liputan6.com pada 18 Nov 2018, 17:32 WIB
Diperbarui 18 Nov 2018, 18:16 WIB
Deputy Representative TETO Peter Lan (kanan ke-5), Drs. Mujiyono, MM (kanan ke-6) Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Indonesia berfoto bersama dengan para tamu dan peserta pendidikan dan pelatihan teknik mesin (sumber: TETO)

Liputan6.com, Jakarta - Kerja sama pemerintah Taiwan dan Indonesia dalam penyelesaian program pendidikan dan pelatihan teknik mesin, diadakan pada tanggal 18 November 2018, di Lembaga Pelatihan Formosa Teknologi Sentral, pinggiran Jakarta.

Wakil Duta Besar Taiwan untuk Indonesia Lan Xiali dalam pidatonya mengatakan, kerjasama pemerintah Taiwan dan Indonesia dalam penyelesaian pelatihan ini adalah contoh kebijakan konkret dalam menerapkan kebijakan baru ke arah selatan yang berorientasi pada manusia.

Taiwan dan Indonesia dalam pengembangan di bidang kepelatihan ini memiliki potensi besar untuk saling kerjasama, dan komitmen ini layak diteruskan oleh kedua belah pihak pemerintah maupun swasta.

Dalam proses perkembangan industri di Taiwan, kontribusi badan pendidikan dan pelatihan tidak boleh dipandang sebelah mata, menyediakan tenaga teknis yang tepat, meningkatkan produktivitas, merupakan kunci keajaiban ekonomi Taiwan di masa lalu dan kunci peningkatan transformasi industri manufaktur Taiwan saat ini.

Dalam prosesnya, Taiwan telah mengumpulkan banyak pengalaman, mendirikan badan pelatihan dan badan sertifikasi lengkap dan sempurna yang dibutuhkan Indonesia saat ini.

Indonesia di setiap sektornya menjadi peluang besar untuk investasi saat ini, akan tetapi banyak perusahaan yang merasakan kurangnya tenaga kerja yang terampil, ketidakmampuan meningkatkan produktivitas.

Hal ini tidak hanya membatasi potensi pengembangan industri, melainkan secara tidak langsung menghambat keinginan investor asing untuk berinvestasi.

Seperti diungkapkan Jokowi yang akan aktif mengembangkan pendidikan dan pelatihan bagi pekerja Indonesia, saat ini Tanah Air membutuhkan pelatihan dan teknik yang Taiwan miliki, sehingga kerja sama kedua pihak akan membuahkan hasil.

Formosa Technology Center telah memimpin kebijakan baru pemerintah Taiwan ke arah selatan, bekerja maksimal dibidang kepelatihan sumber daya manusia, dan didukung oleh pemerintah Taiwan dalam berbagai aspek. Keahlian badan pelatihan ini dalam pengoperasian alat mesin, merupakan Keterampilan yang paling dibutuhkan Indonesia untuk meningkatan industri manufakturnya.

Setelah menandatangani Nota Kesepahaman pemerintah Taiwan dan Indonesia pada tanggal 29 Juni 2018, mewakili Kementerian Perindustrian Indonesia dan Kementerian Ekonomi Taiwan, Formosa Technology Center tahun ini akan mengadakan 4 periode kepelatihan "Kursus Pelatihan Teknik Mesin".

Pelatihan itu setiap periodenya berlangsung selama 1 bulan dengan jumlah peserta dari Badan Pelatihan Kementerian Perindustrian sebanyak 100 instruktur, yang dimana akan meneruskan keterampilan pengoperasian peralatan mesin ini ke siswa-siswi di Indonesia kedepannya, yang efektif meningkatkan keterampilan tenaga kerja di Indonesia.

 

Simak video pilihan berikut: