Kebakaran Hutan di California Ancam Hanguskan Rumah Lady Gaga hingga Kim Kardashian

Oleh Afra AugestiElin Yunita Kristanti pada 10 Nov 2018, 14:49 WIB
Kebakaran Hutan Mengerikan di California

Liputan6.com, Malibu - Kebakaran dahsyat yang melanda California, menjalar hingga Malibu dan Calabasas, kawasan elite tepi pantai yang menjadi tempat tinggal para artis Hollywood. Sejumlah rumah terbakar, para penghuninya pun mengungsi ke tempat aman.

Salah satunya Kim Kardashian. "Baru mendarat pulang dan hanya punya waktu sejam untuk mengepak barang-barang dan mengosongkan rumah kami. Aku berharap semua orang selamat," kata selebritis tersebut seperti dikutip dari BBC, Sabtu 10 November 2018.

Suaminya, rapper Kanye West kemudian mengungkapkan bahwa seluruh keluarganya dalam kondisi selamat. Meski, nasib rumah mereka di Calabasas belum diketahui.

Sementara itu, Cher, yang sedang tampil dalam sebuah acara di Las Vegas, mengungkapkan kekhawatirannya soal nasib rumahnya di Malibu.

Penyanyi Lady Gaga mengaku meninggalkan kediamannya di Malibu. Ia memosting sebuah foto di akun Instagram, yang menunjukkan asap tebal dan hitam mengepul di atas area di mana rumahnya berada.

Sutradara pemenang Oscar, Guillermo del Toro, dalam akun Twitternya, mengungkapkan bahwa ia telah mengevakuasi diri dari rumahnya, meninggalkan koleksi memorabilia fantasi dan horor miliknya di "Bleak House".

Sebuah rumah terbakar saat kebakaran melanda Calabasas, Los Angeles, California, AS, Jumat (9/11). Pemerintah setempat mendeklarasikan udara tak sehat serta memerintahkan warga untuk tak bepergian. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Tak hanya Malibu dan Calabasas, lebih jauh ke utara, kebakaran juga menghancurkan kota Paradise, menyebabkan sembilan orang tewas dan 35 lainnya hilang.

Secara keseluruhan, tiga kebakaran besar terjadi di seluruh negara bagian California. Di antara kota-kota yang warganya diperintahkan mengevakuasi diri adalah Thousand Oaks, di mana seorang pria bersenjata menembak 12 orang hingga tewas Rabu lalu. 

Lebih dari 250.000 orang telah dievakuasi di seluruh wilayah. "Besarnya efek menghancurkan dari kebakaran sungguh tak bisa dipercaya dan memilukan," kata Mark Ghilarducci, pejabat urusan darurat kantor gubernur California.

Api dikeahui bermula pada Kamis lalu dekat Thousand Oaks, sekitar 64 km barat laut Los Angeles.

Kebakaran lain, 'Hill Fire', dimulai pada waktu yang hampir bersamaan, juga dekat Thousand Oaks.

Pada hari Jumat, api telah melampaui Highway 101 dan menuju area pantai. Hingga berita ini diturunkan, kebakaran telah melanda area seluas sekitar 14.150 hektar.

"Kebakaran kini di luar kendali dan menuju ke daerah-daerah padat Malibu," kata pejabat kota dalam sebuah pernyataan. "Semua penghuni harus segera mengungsi."

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 of 2

Korban Jiwa

Ngeri, Kobaran Api Lahap Ribuan Hektare Hutan di California
Kobaran api membakar sebuah rumah di Malibu, California, AS, Jumat (9/11). Departemen Pemadam Kebakaran setempat mendesak agar warga segera mengungsi ke tempat aman. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

Sementara itu, insiden Camp Fire yang melanda kawasan seluas 8.100-hektar di utara Sacramento dimulai dari Hutan Nasional Plumas pada hari Kamis lalu.

Dengan cepat, kebakaran melanda kota Paradise. Lebih dari 6.700 rumah dan pusat bisnis hancur. Wargapun mengungsi demi selamat.

Api bergerak sangat cepat sehingga beberapa warga harus meninggalkan mobil mereka dan melarikan diri dari kota yang membara, dengan berjalan kaki.

County Sheriff Butte, Kory Honea mengatakan, jasad lima korban ditemukan di dalam atau di dekat mobil yang terbakar habis. Tiga lainnya ditemukan di luar rumah dan satu di dalam rumah.

Ia mengatakan, 35 orang lainnya dinyatakan hilang. Sementara, tiga petugas pemadam kebakaran terluka.

"Kejadian ini adalah skenario terburuk," kata dia. "Ini adalah peristiwa yang kami takutkan sejak lama."

Tim penyelamat menggunakan buldoser untuk mendorong mobil yang ditinggalkan warga agar bisa mencapai rumah sakit dan mengevakuasi pasien saat api melalap bangunan RS, kata Pengawas Butte County, Doug Teeter.

 

Lanjutkan Membaca ↓