Ini 3 Pasar Tradisional Paling Ekstrem di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 06 Nov 2018, 19:05 WIB
Pasar Tomohon

Liputan6.com, Tomohon - Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Di tengah maraknya supermarket, pasar tradisional masih eksis baik di desa maupun di kota.

Bicara soal pasar tradisional maka ada sisi lain yang menarik. Di sejumlah negara, ada pasar yang dikenal paling ekstrem di dunia.

Dinilai ekstrem lantaran pasar ini menjual makanan hewan peliharaan, lokasi berbahaya hingga jimat yang tak disangka.

Seperti dikutip dari berbagai sumber, Selasa (6/11/2018), berikut 3 pasar tradisional paling ekstrem di dunia, salah satunya ada di Indonesia:

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

2 of 4

1. Pasar Tomohon - Indonesia

Syarat Supermarket di Manado Bisa Jual Daging Ular Piton
Daging ular piton yang dijual bebas di Pasar Tomohon. (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)

Sudah sejak lama, para aktivis dalam dan luar negeri menyerukan penutupan pasar Tomohon, di Sulawesi Utara, Indonesia.

Sebab, pasar tradisional tersebut memjual daging anjing, kucing, ular, biawak hingga hewan lainnya yang kadang tak pantas untuk dikonsumsi manusia, dikutip dari laman cbsnews.com.

Selain mendapat daya tarik karena kontroversinya, pasar ekstrem di Tomohon ini sudah terkenal ke mancanegara. Bahkan, situs travel terkenal seperti TripAdvistor menjadikannya sebagai salah satu wisata ekstrem bagi para penjelajah.

Jika Anda ke kawasan ini, maka siap-siap untuk merasakan mual. Karena kebanyakan orang awam yang tak biasa melihat itu akan merasakan hal demikian.

3 of 4

2. Pasar Maeklong Railway Station - Thailand

Pasar Maeklong Thailand, Sensasi Belanja Sembari Dikejar Kereta
Pasar Maeklong di Thailand tawarkan sensasi berbelanja di pasar tradisional yang berbeda.

Jika sebelumnya di Tomohon menjual daging anjing hingga kucing, pasar di Thailand ini menjual kebutuhan normal yang selayaknya ada di tempat berjualan tradisional.

Lalu, apa yang membuatnya beda dan dianggap ekstrem?

Rupanya, bukan dari bahan makanan yang dijual, melainkan lokasinya yang berada di rel kereta api. Bahkan, kereta api di sana masih beroperasi dan kerap lewat, dikutip dari laman CNN.

Apabila kereta api lewat maka para pedagang akan segera melipat payungnya. Kereta yang terlihat akan melaju lambat dari biasanya agar para pekerja bisa dengan sigap membereskan barang dagangannya.

Para pembeli pun juga turut menepi. Sesekali, para turis mengeluarkan ponsel untuk merekam kejadian.

Anda patut berhati-hati apabila ada di pasar ini. Jangan sampai Anda sampai tertabrak kereta.

4 of 4

3. Pasar La Paz - Bolivia

Witches, Pasar Penyihir di Bolivia
Janin llama untuk ritual keagamaan yang dijajakan di Pasar Penyihir, kota tua La Paz, Bolivia, 10 Juli 2018. Pasar yang bernama Mercado de las Brujas ini menjual barang-barang aneh dan segala sesuatu yang berhubungan dengan sihir. (AP/Juan Karita)

Dikatakan sebagai pasar ekstrem karena pasar ini sudah sejak lama menjual barang-barang yang dianggap memiliki sihir.

Secara terbuka, pasar ini menjajakan benda-benda yang memiliki bentuk aneh dan ada unsur magisnya, demikian dikutip dari laman keepcruisingworld.com.

Sebagian dari Anda mungkin tidak percaya dengan hal ini. Tetapi, pasar itu masih bertahan lantaran banyak warga yang datang untuk membeli barang tersebut.

Baik untuk mendapatkan jodoh hingga mengirimkan ilmu hitam ke seseorang yang tidak ia sukai.

Salah satu hal yang paling menarik di pasar adalah janin llama, yang menurut tradisi lama harus dilemparkan ke ruang bawah tanah rumah untuk keberuntungan dan kemakmuran.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by