5-11-1952: Jenderal Veteran Perang Dunia II Jadi Presiden ke-34 AS

Oleh Rasheed Gunawan pada 05 Nov 2018, 06:00 WIB
Diperbarui 06 Nov 2018, 10:14 WIB
Presiden Amerika Serikat Ke-34

Liputan6.com, Washington DC - Hari ini, 66 tahun lalu, menjadi hari bahagia bagi Jenderal Dwight D Eisenhower. Dia berhasil memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat dengan suara yang cukup signifikan, jauh mengungguli rivalnya, Adlai E Stevenson.

Eisenhower yang maju dari Partai Republik ini meraih suara 31 juta popular votes, sementara Stevenson dari Partai Demokrat mendapat 25 juta popular votes. Eisenhower unggul di 38 negara bagian Amerika Serikat, sementara Stevenson hanya unggul di 10 negara bagian.

Lebih lanjut, Eisenhower meraih 431 suara electoral college votes, sedangkan Stevenson mendapat 100 electoral college votes. Demikian seperti dimuat BBC, Senin (5/11/2018).

Kemenangan Eisenhower ini mengakhiri puasa bagi Partai Republik untuk berkuasa di Amerika Serikat. Sebelumnya, dalam 35 tahun terakhir, pemerintahan didominasi Partai Demokrat.

Faktor utama yang membuat Eisenhower menang karena dia telah dikenal sebagai pahlawan bagi negara, yang telah berhasil jadi komandan utama dalam sejumlah perang di Eropa selama Perang Dunia II.

Dalam pidato kemenangannya, pria yang lahir 14 Oktober 1980 ini mengatakan, "Terima kasih telah mempercayakan saya untuk memimpin negeri ini. Saya pastikan akan menjaga kepercayaan dan melaksanakan tanggung jawab ini sebaik-baiknya."

Sementara, sang rival, Stevenson sungguh berjiwa besar. Dia mengucapkan selamat kepada Eisenhower. Dia mengatakan, telah menerima putusan rakyat. "Jenderal Eisenhower adalah pemimpin yang hebat. Dia adalah rival pemilu yang kuat saat kampanye."

Harry S Truman selaku presiden Amerika Serikat sebelumnya -- yang akan melakukan serah terima jabatan ke Eisenhower -- mengucapkan selamat atas kemenangan sang jenderal. Truman pun mengundang Eisenhower ke Gedung Putih untuk membicarakan transisi pemerintahan.

Eisenhower lahir di Abilene, Kansas. Masa kecilnya ia habiskan di kampungnya, kawasan peternakan bersama enam saudaranya. Pendidikannya yang ia tempuh waktu kecil tak begitu sempurna. Meski demikian, pada akhirnya, ia menjadi jenderal besar selama 40 tahun karier militernya.

Eisenhower dilantik menjadi presiden ke-34 Amerika Serikat pada 20 Januari 1953. Dia kembali menang pemilu pada periode selanjutnya, pada November 1956. Namun pada masa itu, ia jatuh sakit, terkena serangan jantung. Sang jenderal meninggal pada Maret 1969 karena sakitnya tersebut.

Sejarah lain mencatat pada 5 November pada 1943, Vatikan dibom di tengah Perang Dunia II. Pada 5 November 2007, China meluncurkan satelit pertamanya ke Bulan, Chang'e. Pada tanggal yang sama tahun 2013, India meluncurkan wahana antarplanet pertamanya: Mars Orbiter Mission.

 

Simak video pilihan berikut: