Rekaman CCTV Memperlihatkan Kembaran Palsu Jamal Khashoggi, Menutupi Pembunuhan?

Oleh Happy Ferdian Syah Utomo pada 23 Okt 2018, 12:03 WIB
Diperbarui 23 Okt 2018, 13:17 WIB
Jamal Khashoggi, sosok wartawan Arab Saudi yang tewas di konsulat negaranya di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018 (AP)

Liputan6.com, Istanbul - Rekaman CCTV terbaru yang dipublikasikan, memperlihatkan seseorang menyerupai sosok Jamal Khashoggi berjalan keluar dari konsulat Arab Saudi di Istanbul, pada 2 Oktober.

Stasiun televisi CNN menyiarkan rekaman itu pada Senin 21 Oktober, mengutip seorang pejabat Turki yang mengidentifikasi pria misterius itu sebagai Mustafa al-Madani, "kembaran palsu" dan anggota tim Saudi --berisi 15 orang-- yang dikirim ke Istanbul untuk menargetkan Khashoggi.

Agen itu, terlihat mengenakan kacamata dan janggut palsu sebagai upaya agar semakin mirip dengan Jamal Khashoggi. Dia terlihat berjalan-jalan ke sejumlah destinasi wsiata utama di kota terbesar di Turki itu, setelah meninggalkan konsulat, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Selasa (23/10/2018).

Beberapa pengamat menyebut pria menyerupai Khashoggi itu merupakan alibi untuk memperkuat klaim yang dibuat Saudi, pada hari-hari setelah hilangnya Khashoggi pada 2 Oktober, yang menyebut ia meninggalkan konsulat tanpa cedera.

Jumat malam, setelah berminggu-minggu penyangkalan, Arab Saudi mengakui untuk pertama kalinya bahwa Khashoggi, seorang kritikus terkemuka putra mahkota, Mohammed bin Salman, telah tewas saat memasuki konsulat untuk mengurus dokumen pernikahannya.

Tunangannya telah menunggu di depan gedung, namun tidak pernah mendapati Khashoggi keluar menemuinya.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengatakan rincian pembunuhan wartawan Washington Post itu "akan terungkap dalam seluruh fakta" di parlemen pada hari Selasa, hari yang sama di mana sebuah forum investasi di Riyadh, yang dipelopori oleh putra mahkota MBS, akan berlangsung.

Laporan pada hari Senin memperkirakan Saud al-Qahtani, penasihat yang berpengaruh untuk putra mahkota, terlibat dalam komunikasi Skype ke ruangan di konsulat, di mana Jamal Khashoggi diadakan.

Sumber intelijen Turki mengatakan pada kantor berita Reuters, bahwa pada satu titik, Qahtani mengatakan kepada anak buahnya untuk membuang Khashoggi, mengatakan: "Bawakan saya kepala anjing."

 

Simak video pilihan berikut: 

 

2 of 2

Dinilai Tidak Kredibel Mendukung Klaim Saudi

Ilustrasi Bendera Arab Saudi (iStockphoto via Google Images)
Ilustrasi Bendera Arab Saudi (iStockphoto via Google Images)

Juru bicara untuk partai AK yang berkuasa Turki pada hari Senin mengatakan adalah tanggung jawab Turki untuk mengungkap kebenaran, mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah pembunuhan "rumit" yang telah "direncanakan secara mengerikan".

Arab Saudi sendiri tidak pernah menunjukkan rekaman CCTV tentang "kembaran palsu" untuk mendukung klaim awal menghilangnya Jamal Khashoggi. Beberapa pengamat memperkirakan para pejabat Saudi menyadari cerita itu tidak akan kredibel untuk mengelabui fakta yang ada.

Rekaman itu menunjukkan terduga agen Saudi memasuki konsulat tanpa janggut, mengenakan kemeja biru dan putih, serta celana biru gelap. Bukti rekaman selanjutnya menunjukkan "kembaran palsu" itu meninggalkan konsulat dengan pakaian yang diganti seperti milik Khashoggi, berjalan bersama dengan orang yang pertama kali mengantar sang jurnalis.

Pria itu berjalan keluar dari konsulat melalui pintu belakang, kemudian naik taksi ke Mesjid Biru yang terkenal di Istanbul, di mana dia pergi ke kamar mandi umum, mengganti kembali pakaian semula, ujar beberapa saksi.

Dia kemudian makan malam dengan komplotannya dan kembali ke hotel, di mana cuplikan rekaman CCTV menunjukkan dia tersenyum dan tertawa.

Lanjutkan Membaca ↓