Terkuak, Misteri Jeruk Australia Berubah Warna Ungu Itu Ternyata...

Oleh Tanti Yulianingsih pada 26 Sep 2018, 17:03 WIB
Diperbarui 26 Sep 2018, 17:03 WIB
Air Bunga jeruk
Perbesar
Ilustrasi Jeruk (iStockphoto)

Liputan6.com, Melbourne - Otoritas Kesehatan Australia mengatakan, mereka telah memecahkan misteri yang memicu banyak spekulasi pada awal bulan ini: jeruk ungu.

Misteri itu bermula dari laporan seorang wanita Brisbane, Australia, Neti Moffitt. Ia meminta penyelidikan mengapa jeruk yang sebagian dimakan oleh putranya kemudian berubah warna menjadi ungu.

Seperti dikutip dari BBC, Rabu (26/9/2018), para ilmuwan kemudian buka suara, mengungkapkan bahwa hal itu terjadi karena reaksi alami antara buah dan pisau tajam.

"Jeruk itu sendiri tak menimbulkan risiko kesehatan," mereka menambahkan.

Kepala Ahli Kimia di Dinas Kesehatan Queensland, Stewart Carswell, mengatakan mereka sudah melakukan banyak tes untuk menentukan penyebab perubahan warna pada jeruk, seperti laporan Neti Moffit. Akhirnya mereka mendapati jawabannya.

Hasil penelitian para ahli di Australia menunjukkan bahwa anthocyanin --antioksidan alami dalam jeruk-- bereaksi dengan partikel besi dari pisau yang baru diasah.

"Brilian, para ahli sudah memecahkan misteri itu," kata Moffitt kepada BBC.

Jeruk yang dimakan oleh putra Neti Moffit berubah warna menjadi ungu setelah didiamkan usai dimakan beberapa potong.

"Seperti seseorang mencelupkannya ke bak tinta, yang saya jamin bukan kami pelakunya," katanya kepada Australian Broadcasting Corporation awal bulan ini.

"Pikiran pertamaku adalah aku berharap itu tidak berdampak buruk pada anakku. Tapi dia baik-baik saja, sama sekali bukan drama."

 

 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Laporan Serupa

Ilustrasi jeruk (iStock)
Perbesar
Ilustrasi jeruk (iStock)

Setelah laporan Moffit, petugas Dinas Kesehatan Queensland membawa jeruk, pisau yang digunakan untuk memotong buah tersebut, dan juga alat pengasah pisau yang sebelumnya dipakai.

Nine News juga melaporkan bahwa sejumlah jeruk yang dibeli di Chinchilla berubah menjadi ungu setelah dipotong. Dikatakan setelah uji forensik tidak ditemukan adanya pemberian warna tambahan ataupun adanya bahan kimia iodine.

"Baru ada satu kasus lain yang dilaporkan. Saya memasang postingan di Facebook dan banyak yang memberikan komentar mengenai penyebabnya, namun tidak ada yang bisa memberikan bukti ilmiah mengenai apa yang terjadi."

"Bila ada bukti adanya bakteri yang bisa mengubah warna atau reaksi iodine terhadap pisau, bukankah pasti sudah ada yang menjelaskannya."

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait