Suami Ditangkap, Wanita yang Hendak Melahirkan Setir Mobil Sendiri ke Rumah Sakit

Oleh Liputan6.com pada 20 Agu 2018, 15:01 WIB
Ilustrasi ibu hamil (iStock)

Liputan6.com, California - Gara-gara sang suami ditangkap agen-agen imigrasi yang mencegatnya di jalan, seorang perempuan hamil di California terpaksa mengemudikan sendiri mobilnya ke rumah sakit untuk melahirkan.

Petugas-petugas Badan Penegak Imigrasi & Cukai Amerika Serikat (ICE) mengatakan laki-laki itu ditangkap berdasarkan surat perintah penangkapan luar biasa dalam kasus pembunuhan di Meksiko.

Seperti dikutip dari VOA News, Senin (20/8/2018), Maria del Carmen Venegas yang tengah hamil tua mengatakan ia dan suaminya, Joel Arrona Lara, sedang menuju ke rumah sakit pada Rabu 15 Agustus. Mereka lalu berhenti untuk mengisi bensin di San Bernardino, di timur Los Angeles, lalu terjadilah penangkapan itu.

Video dari rekaman CCTV menunjukkan dua kendaraan dengan cepat mengapit mobil Venegas setelah mereka memasuki pom bensin. Beberapa agen ICE kemudian menanyai pasangan itu dan meminta kartu tanda pengenal mereka, ujar Venegas.

Venegas yang berusia 32 tahun memberikan KTP miliknya, tetapi suaminya Arrona tidak membawa KTP karena meninggalkan rumah dengan terburu-buru.

Dalam rekaman CCTV di lokasi penangkapan, terlihat para agen memborgol Arrona yang berusia 35 tahun dan membawanya pergi, meninggalkan Venegas yang tengah hamil tua menangis sendirian di pom bensin.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

Saksikan juga video berikut ini:

2 of 2

Keguguran

Ilustrasi ibu hamil bisa mendaftarkan janin dalam JKN-KIS dari BPJS Kesehatan (iStock)
Ilustrasi ibu hamil bisa mendaftarkan janin dalam JKN-KIS dari BPJS Kesehatan (iStock)

Kisah wanita hamil berikut ini juga miris. Pada bulan Juli lalu, ia memakan buah yang terkontaminasi dari kulkasnya dan membuat janin dalam kandungannya meninggal.

Kejadian menyayat hati ini terjadi di Zhejiang, China, menimpa seorang wanita yang tengah hamil 5 bulan.

Seperti brilio.net lansir dari laman China Press, wanita berusia 20-an itu menderita demam dan sakit kepala tak lama usai mengkonsumsi buah. Pada awalnya, suhu tubuhnya 37,7 derajat Celcius tetapi mulai berubah ke suhu yang tak normal.

Mengalami demam tinggi, wanita ini pun langsung dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Namun sayang, mereka terlambat. Melalui USG, dokter menemukan bahwa janin di dalam kandungannya sudah tak bernyawa.

"Ibu hamil itu terinfeksi Listeria monocytogenes. Ada daging mentah di kulkas dan itu menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Buah-buahan itu terkontaminasi dengan bakteri karena tidak disimpan secara terpisah dari daging mentah," ungkap Dokter Leong.

Dokter di China mengatakan bahwa Listeria monocytogenes dapat bertahan hidup di kulkas dan terus berkembang biak pada suhu rendah. Bahkan ia mampu bertahan hidup pada suhu ekstrem -20 derajat Celcius selama satu tahun.

Sebenarnya, bakteri ini tak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat. Tetapi bisa berakibat fatal bagi janin atau bayi yang baru lahir maupun orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Dalam hal ini, bakteri telah menginfeksi plasenta, cairan ketuban dan juga janin.

Penelitian juga mengungkapkan, bakteri Listeria monocytogenes dapat ditemukan di tanah, air dan kotoran hewan. Makanan yang juga berisiko tinggi adanya bakteri ini adalah sayuran mentah yang telah terkontaminasi tanah, daging, susu atau makanan yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, dan makanan olahan seperti keju, hotdog dan daging yang telah terkontaminasi.

Untuk mencegah infeksi Listeria monocytogenes, disarankan untuk menjaga tangan tetap bersih saat menyiapkan makanan, membersihkan sayuran mentah dengan air mengalir dan memasak makanan secara menyeluruh untuk membunuh bakteri. Selain itu, ibu hamil disarankan untuk memanaskan kembali daging dari kulkas sebelum mengkonsumsinya agar lebih aman.

 

Reporter: Rizky Mandasari

Sumber: Brilio.net

Lanjutkan Membaca ↓