Ini Alasan Mengapa Camilla Tak Bisa Memakai Gelar Putri Diana

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 14 Agu 2018, 19:05 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 19:01 WIB
Camilla Parker Bowles (AP)

Liputan6.com, London - Usai resmi menjadi anggota keluarga Inggris, Kate Middleton diberi gelar Duchess of Cambridge dan Meghan Markle sebagai Duchess of Sussex.

Gelar ini mengikuti suami mereka masing-masing yang juga diberi titel Duke of Cambridge dan Duke of Sussex.

Sama halnya dengan Putri Diana yang menyandang gelar Princess of Wales. Namun, pasca kematiannya di Paris tentu gelar ini sepatutnya di wariskan kepada mereka yang menjadi pasangan dari Pangeran Charles.

Pada tahun 2005, Camilla Parker Bowles menggantikan posisi Putri Diana sebagai putri dan hati Charles. Sewajarnya, jika Camilla menyandang gelar yang pernah digunakan oleh ibu dari Pangeran William dan Harry.

Tetapi, pihak kerajaan memberikannya gelar lain yaitu Duchess of Cornwall. Rupanya, ada alasan sederhana mengapa gelar Princess of Wales tak dipakai oleh Camilla.

Seorang pengamat kerajaan Inggris sekaligus penulis blog dengan judul Royal Musings bernama Marlene Koenig menjawab semuanya.

"Apa yang dilakukan istana bertujuan untuk menghindari konflik dan sakit hati banyak orang terhadap kehadiran Camilla," ujar Koenig.

"Saat menikah dengan Pangeran Charles, Camilla bukanlah sosok yang populer. Ia juga tak disukai," tambahnya.

"Meskipun ia sudah banyak berubah dan tidak berbuat aneh, tetap saja ada banyak kemarahan terdahap Camilla yang membuatnya tidak dapat menyandang gelar Princess of Wales milik Putri Diana."

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 of 2

Eks Pelayan Putri Diana: Camilla Tidak Akan Pernah Jadi Ratu Inggris

Pangeran Charles dan Camilla Parker
Pangeran Charles dan istrinya, Camilla, saat berada di Royal Ascot pada tahun 2007. (AP)

Camilla Parker Bowles dinilai telah menjadi figur yang memecah belah keutuhan rumah tangga Pangeran Charles dan Putri Diana selama beberapa dekade.

Setelah kematian tragis Putri Diana di Paris tahun 1997, sang mantan suami malah kembali menjalin hubungan dengan Camilla dan secara resmi menikahinya pada tahun 2005. Camilla pun kini bergelar Duchess of Cornwall.

Pangeran Charles yang merupakan calon raja kerajaan Inggris secara otomatis akan mengantikan posisi Ratu Elizabeth apabila kelak ia akan turun takhta.

Pertanyaanya, apakah Camilla Parker Bowles akan menjadi Ratu?

Paul Burrell yang merupakan mantan asisten Putri Diana selama satu dekade angkat suara soal isu tersebut.

Dikutip dari laman Dailystar.co.uk, Paul Burrell meyakini jika Camilla tidak akan menjadi ratu. Bahkan, ia menyebut Pangeran Charles juga tak pantas menjadi raja.

"Saya rasa kita tak akan pernah melihat ada Raja Charles dan Ratu Camilla di takhta kerajaan Inggris," ujar Paul Burrell dalam sebuah dokumenter bertajuk The Royal Box.

"Mantan istrinya (Putri Diana) yang berkata seperti itu. Ia bilang suamiku tak pantas untuk mengisi pekerjaan elite kerajaan," tambahnya

Sama-Sama Pelakor Seperti Nenek Buyutnya

Seorang istri simpanan terkenal dari Raja Edward VII adalah buyut Camilla. Alice Keppel, nama perempuan itu, telah menjadi panutannya sejak kecil.

Camilla yang saat itu berumur 10 tahun, meminta teman-teman sekolahnya untuk membungkukkan badan kepadanya.

"Buyutku merupakan kekasih raja. Hampir pasti kami adalah keluarga kerajaan," ujar Camilla.

Lanjutkan Membaca ↓