Bahrain Bikin Penghargaan Pemberdayaan Perempuan Berhadiah Rp 5,8 Miliar

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 25 Jul 2018, 07:01 WIB
Diperbarui 25 Jul 2018, 07:01 WIB
Ilustrasi Bahrain
Perbesar
Bendera Bahrain (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Tertinggi bidang Perempuan Bahrain (The Supreme Council for Women in Bahrain), bermitra dengan Badan PBB urusan Perempuan (UN Women), meluncurkan program penghargaan internasional untuk pemberdayaan perempuan.

Program penghargaan itu, bernama Princess Sabeeka binti Ibrahim Al Khalifa Global Award for Women Empowerment. Secara resmi diluncurkan dalam Pertemuan Sesi ke-62 Komisi Perempuan PBB di Markas PBB di New York, Amerika Serikat pada Maret 2018.

Penghargaan tersebut ditujukan untuk merayakan dan mengakui pencapaian para pegiat, aktivis, lembaga serta organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan secara global pada 2018. Dan itu akan menjadi sebuah tradisi berkelanjutan yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.

Mengundang Indonesia

Duta Besar Bahrain untuk RI, Mohamed Ghassan Shaikho secara khusus mengundang para pegiat, aktivis, lembaga serta organisasi pemerhati isu pemberdayaan perempuan di Indonesia untuk berpartisipasi dalam program penghargaan itu.

"Kami (pihak Kedubes Bahrain di Jakarta) telah berkomunikasi dengan pemerintah dan lembaga swadaya di Indonesia, meminta mereka untuk mengundang peserta dari RI guna berpartisipasi dalam penghargaan ini," kata Dubes Shaikho kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Dubes Shaikho menjelaskan, terdapat empat kategori penghargaan yang akan diperebutkan dalam program tersebut, antara lain: sektor publik, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan individual.

"Masing-masing kategori memberikan hadiah sebesar US$ 100.000 (sekitar Rp 1,4 miliar) sebagai apresiasi atas kinerja pemenang terhadap kontribusinya di ranah pemberdayaan perempuan. Itu juga bisa dimanfaatkan sebagai pendanaan berbagai program atau proyek pemberdayaan perempuan yang dibutuhkan di Indonesia," tambah sang dubes Bahrain.

Dengan kata lain, total hadiah dalam program ini adalah US$ 400.000 atau berkisar Rp 5,8 miliar. Pendaftaraan untuk berpartisipasi dalam penghargaan itu akan ditutup pada 31 Agustus 2018.

Untuk informasi lebih lengkap terkait penghargaan tersebut, silakan klik tautan ini www.womenglobalaward.org.

 

 

Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Menyorot Kontribusi Perempuan

Duta Besar Bahrain untuk Indonesia Mohamed Ghassan Shaikho (Rizki Akbar Hasan / Liputan6.com)
Perbesar
Duta Besar Bahrain untuk Indonesia Mohamed Ghassan Shaikho (Rizki Akbar Hasan / Liputan6.com)

Seperti dikutip dari media digital Bahrain StartupMZGN, Princess Sabeeka binti Ibrahim Al Khalifa Global Award for Women Empowerment ingin menyorot beragam pencapaian dan kontribusi para pegiat, aktivis, atau organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan.

Diadakannya penghargaan itu juga bertujuan untuk mempromosikan pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, mendorong pendekatan dan solusi inovatif untuk mencapai pemberdayaan perempuan dalam hal kebijakan dan program, dan juga menyediakan ruang untuk merayakan pencapaian tersebut.

Penghargaan itu juga diharapkan mampu memicu inovasi kreatif dan inklusif dari para komunitas masyarakat sipil untuk berkolaborasi dan bekerja sama guna mencapai pemberdayaan perempuan.

Lanjutkan Membaca ↓