21-6-1990: 50 Ribu Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 SR di Iran

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 21 Jun 2018, 06:00 WIB
Diperbarui 23 Jun 2018, 05:13 WIB
Kerusakan akibat gempa Iran 21 Juni 1990 (Wikimedia / Creative Commons)

Liputan6.com, Teheran - Hari ini, 28 tahun yang lalu, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Iran tepat tengah malam atau pukul 00.30 waktu setempat.

Lindu menyebabkan sekitar 50.000 orang tewas dan 135.000 lainnya terluka. Demikian seperti dilansir History, Selasa (21/6/2016).

Gempa juga meluluhlantakkan dua Provinsi Zanjan dan Gilan -- meliputi pertanian dan resor tepi pantai. Luas kerusakan wilayah ditaksir mencapai 20.000 mil persegi.

Guncangan kuat itu dilaporkan berpusat di sepanjang pantai Laut Kaspia yang terletak di barat laut Iran. Lalu, pada hari berikutnya, gempa susulan berkekuatan 6,5 skala Richter kembali menggoyang wilayah tersebut, memperparah kerusakan yang telah terjadi sebelumnya.

Gempa juga menyebabkan tanah longsor, membuat banyak jalan tak dapat dilalui. Mereka yang mulanya selamat di bawah reruntuhan, gagal bertahan akibat pertolongan yang tak kunjung datang.

Diperkirakan setidaknya terdapat 400.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat gempamematikan itu. Meski kerap berseberangan, namun Iran dengan terpaksa menerima bantuan yang datang dari Amerika Serikat, namun di sisi lain mereka menolak bantuan dari Israel dan Afrika Selatan.

Hubungan yang tidak begitu baik antara Iran dengan negara-negara donatur membuat para relawan dipulangkan segera ke negara asal mereka, meski bantuan utama belum sempat diberikan.

Sejarah lain pada mencatat, Putri Diana melahirkan anak pertama, buah cinta dari pernikahannya dengan Pangeran Charles pada 21 Juni 2018.

Sepekan setelah kelahirannya, pihak Istana Buckingham mengumumkan bayi laki-laki tersebut diberi nama William Arthur Philip Louis. Kini ia akrab disapa Pangeran William.

Putri Diana yang bergelar Princess of Wales menjalani proses persalinan setelah kurang lebih 16 jam berada di Rumah Sakit St Mary di London. Putra sulungnya lahir pada pukul 21.03 waktu Inggris dengan berat tiga kilogram lebih.

Sementara itu, 21 Juni 1905 diketahui merupakan hari lahir bagi filsuf dan sastrawan dunia asal Prancis, Jean-Paul Sartre.

 

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

Live Streaming

Powered by