Demi Mengabdi pada Negara, Kakek Ini Lulus SMA di Usia 92 Tahun

Oleh Afra Augesti pada 08 Jun 2018, 18:40 WIB
Kakek Wisuda SMA

Liputan6.com, Columbus - Seorang kakek berusia 92 tahun di Ohio, Amerika Serikat, menerima ijazah SMA setelah melewati lebih dari 70 tahun. Hal ini dikarenakan ia turut andil sebagai prajurit dalam Perang Dunia II.

Robert Lockhard terpaksa harus meninggalkan pendidikan sekolah menegahnya di Circleville High School untuk bergabung dengan US Army Air Corps 354th Infantry 89th Division.

Kala itu, ia dikirim ke Eropa Tengah, Prancis Utara dan Normandia sebelum tahun kelulusannya yang diperkirakan pada 1944.

"Ini adalah sesuatu yang berarti bagiku. Selama bertahun-tahun, aku memikirkannya," kata Lockhard kepada afilisasi lokal CNN yang dikutip The Independent, Jumat (8/6/2018).

Lantaran pengabdiannya terhadap Angkatan Darat Amerika Serikat, Lockhard pun meraih European-African-Middle Eastern Campaign Medal, tiga tanda pangkat Bronze Star, dan World War II Victory Medal.

Saat diwisuda, Lockhard mengkisahkan pengalamannya ketika kembali dari medan pertempuran.

"Rasanya seperti baru saja melewati kemarin. Jika tidak hujan dan becek, saya akan mencium tanah, karena saya sangat rindu kampung halaman," kenangnya.

Usai perang bersejarah tersebut, ia mengaku telah melihat kematian terlalu banyak. Untuk itulah pada saat ia kembali dalam kondisi selamat, ia ingin menghargai tiap detik kehidupan yang ia jalani, termasuk memprioritaskan kelulusan SMA.

Saat Lockhard menaiki podium dan menerima ijazahnya, lulusan lainnya bersorak. Ia tampak sumringah dengan toganya. 

"Kami merasa terhormat dan kagum karena memiliki seorang individu teladan, yang kelulusannya penuh liku, meski harus menunggu setelah 74 tahun lamanya," kata seorang pejabat sekolah.

Wisuda Lockhard berlangsung sehari sebelum Memorial Day, libur nasional Amerika Serikat untuk menghormati para prajurit yang gugur.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 of 2

Kakek 99 Tahun Pecahkan Rekor Renang Dunia

Berenang 50 Meter, Kakek 100 Tahun Ini Pecahkan Rekor Dunia
George Corones tersenyum sebelum berenang di Gold Coast Aquatic Centre di Gold Coast, Queensland, Australi (28/2). George Corones, yang usianya menginjak 100 tahun pada April mendatang, berhasil memecahkan rekor dunia. (AFP/Swimming Australia)

Sementara itu kakek yang satu ini ibaratnya tua-tua keladi. Makin tua, makin jadi. Meski berbeda kisah dengan Robert Lockhard, namun semangatnya yang masih membara di usia senja patut diacungi jempol.

George Corones, yang usianya menginjak 100 tahun pada April tahun ini. Ia berhasil menyelesaikan renang gaya bebas 50 meter dalam waktu 56,12 detik dan menjadi pemecah rekor dunia renang dalam uji coba Commonwealth Games di Gold Coast, Queensland, Australia. 

Corones merupakan satu-satunya perenang dalam kelompok usia 100-104 tahun, berenang sendirian.

Laporan mengenai pria sepuh itu diunggah oleh Tim Pelaut Dolphins Australia di halaman Facebook mereka.

"Kami baru saja menyaksikan sejarah berhasil ditorehkan!" demikian tulis Tim Pelaut Dolphins Australia seperti dikutip dari Australia Plus, Sabtu 3 Maret 2018.

Meskipun ia selalu menjadi perenang yang baik, Corones mengaku bahwa ia baru semakin menekuni olahraga ini saat berusia 80 tahun.

Corones mulai jatuh cinta pada dunia akuatik saat ia duduk di bangku SD, di mana sekolahnya berada di Charleville, Queensland, Australia. Ia kemudian mengikuti ekstrakurikuler serupa ketika SMA dan kuliah.

Namun ia sempat berhenti berenang sekitar enam dekade lalu.

"Perang menghentikan banyak hal, dan sejak saat itu sampai saya pensiun pada usia 80, saya sama sekali tidak pernah berenang," katanya dalam sebuah wawancara dengan ABC pada tahun 2013.

Lanjutkan Membaca ↓