Tragis, Bocah 3 Tahun Dimangsa Macan Tutul Uganda

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 07 Mei 2018, 20:40 WIB
Diperbarui 09 Mei 2018, 20:13 WIB
Ilustrasi macan tutul (iStock)

Liputan6.com, Kampala - Otoritas Uganda pada Senin, 7 Mei 2018 memburu seekor macan tutul yang menyerang seorang bocah berusia tiga tahun. Nahasnya, binatang betina itu juga memakan bocah malang tersebut.

Dikutip dari laman AsiaOne, Senin (7/5/2018), kejadian mengerikan tersebut terjadi di Taman Nasional Ratu Elizabeth yang amat populer.

Mulanya, bocah laki-laki yang tak disebutkan namanya itu tinggal dalam sebuah pondok safari yang dijaga oleh seorang babysitter.

Juru Bicara Margasatwa Bashir Hangi mengatakan, bocah itu membuntuti si babysitter saat sedang beraktivitas di luar pondok.

"Si babysitter sama sekali tidak sadar jika bocah yang ia asuh membuntutinya dari belakang," ujar Hangi.

"Tiba-tiba si pengasuh mendengar suara minta tolong. Saat menoleh ke belakang si bocah malang sudah ditarik oleh macan tutul," tambahnya.

Bocah itu tiba-tiba menghilang bersama macan tutul di semak-semak. Keesokan harinya ia diitemukan dalam kondisi tinggal tengkorak.

"Pemburuan terhadap macan tutul ini terus dilakukan guna menangkap hewan tersebut," jelas Hangi.

"Kami bermaksud untuk mengeluarkannya dari alam liar karena sudah pernah memakan daging manusia. Godaannya akan semakin tinggi dan dikhawatirkan akan semakin membahayakan manusia," tambah Hangi.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Serang 2 Pria, Macan Tutul Ini Babak Belur Dihajar Massa

Ilustrasi macan tutul (iStock)
Ilustrasi macan tutul (iStock)

Dalam kasus terpisah, dua orang penduduk desa di Savdara, Bhilwara, India mengalami luka-luka pasca diserang oleh seekor macan tutul yang diduga tersesat di pemukiman warga.

Macan tutul itu muncul dan menyerang Chotu Das dan Gopal Das saat mereka sedang melakukan aktivitas normal pada Sabtu, 21 April 2018 pagi.

Dikutip dari laman Times of India, menurut keterangan dari polisi setempat, macan tutul itu tersesat di desa dan ingin minum air dari tangki milik warga.

Chotu Das dan Gopal Das yang saat itu teriak keras membuat banyak penduduk lainnya ikut berkumpul. Macan tutul pun menyerang dua orang itu hingga luka-luka.

Melihat kejadian ini, warga yang ramai berdatangan tak tinggal diam. Mereka menyerang macan tutul itu dengan kayu dan batu.

Beruntung Chotu Das dan Gopal Das dapat diselamatkan. Sementara itu si hewan buas jatuh lemas dan hilang kesadaran akibat serangan warga.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian juga menghubungi departemen kehutanan untuk membawa macan tutul ke tempat rehabilitasi dan perawatan.

Chotu Das dan Gopal Das juga dilarikan ke rumah sakit guna mengobati luka serangan macan tutul. Tak butuh waktu lama, dua korban bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Lanjutkan Membaca ↓