Ini Rahasia Tersembunyi di Balik Nomor Penerbangan Tiket Pesawat

Oleh Afra Augesti pada 16 Apr 2018, 21:01 WIB
Ilustrasi Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Pesawat adalah salah satu moda transportasi alternatif yang banyak ditumpangi, apabila perjalanan jalur darat dan laut tak memungkinkan untuk ditempuh seseorang.

Meski beberapa menyebut biaya yang dikeluarkan terbilang lebih mahal, pesawat masih banyak peminatnya.

Pada umumnya, tiket boarding pass pesawat dan kereta api bentuknya hampir serupa. Namun berbeda dengan kapal laut. Dalam lembaran tersebut, tertera seluruh identitas penumpang, beserta data-data mengenai pemesanan yang dilakukan, seperti nama pesawat, kode penerbangan, nomor kursi, dan sebagainya.

Namun di satu sisi, angka-angka yang tercantum dalam tiket juga berisi data mengenai maskapai itu sendiri. Sejak tiba di bandara, masuk ke dalam kabin pesawat, hingga sampai di lokasi tujuan, nomor dalam tiketlah yang menjadi pemandu sesungguhnya langkah Anda.

Tapi, pernahkah Anda tahu arti dari huruf dan angka tersebut?

Ternyata, ada banyak informasi yang disembunyikan di balik nomor penerbangan Anda. Mulai dari arah yang dituju oleh pesawat sampai seberapa penting rute penerbangan yang dipakai, menurut News.com.au, Senin (16/4/2018).

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

1 of 4

1. Huruf

Kode Penerbangan
Nomor penerbangan dapat mengungkapkan tujuan pesawat, rute yang digunakan, dan banyak lagi. (Sumber: iStock)

Huruf-huruf yang tertera di tiket pesawat mempunyai arti. Dua huruf di awal nomor penerbangan menunjukkan maskapai penerbangan.

Kode dua huruf ini dikeluarkan oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional (International Air Transport Association  atau IATA), sebuah asosiasi perdagangan untuk maskapai internasional. Tentu saja, tidak ada maskapai yang memiliki kode sama.

Contoh, QF adalah Qantas, VA adalah Virgin Australia (Virgin Atlantic menggunakan VS), JQ adalah Jetstar Australia, AA adalah American Airlines, BA adalah British Airways, NZ adalah Air New Zealand dan GA adalah Garuda Indonesia.

Akan tetapi, beberapa di antaranya sedikit kurang jelas, seperti WN yang merupakan kode untuk Southwest Airlines dan AY yang digunakan oleh Finnair.

Inilah sebabnya ketika Southwest Airlines mencari kodenya, SW sudah diambil dan digunakan oleh Air Namibia. Air Namibia dulu disebut South West Air Transport.

Demikian pula Finnair yang disebut Aero O/Y.

2 of 4

2. Angka

Maskapai Ini Lakukan Penerbangan Nonstop Pertama Australia ke Eropa
Qantas membuka rute penerbangan Australia-Eropa (Liputan6/pool/Qantas)

Angka-angka yang tertulis pada tiket pesawat mengungkapkan lebih banyak informasi. Semakin kecil nomornya, maka semakin bergengsi rutenya, seperti layanan yang diberikan oleh Qantas pada rute penerbangan Sydney ke London, yaitu QF1.

"Maskapai penerbangan kerap memberikan nomor yang lebih kecil apabila mereka melakukan penerbangan jarak jauh dan destinasi bergengsi," kata pilot Patrick Smith.

"Jika ada penerbangan 001 di jadwal, itu artinya penerbangan dari London ke Sydney atau Paris ke New York."

Hal penting lain yang perlu Anda perhatikan adalah nomor penerbangan ganjil dan genap. Kebanyakan, penerbangan menuju timur atau utara bernomor genap, sedangkan yang menuju barat atau selatan diberi nomor ganjil.

Qantas menggunakan nomor ganjil untuk penerbangan internasional yang keluar, seperti QF1 London-Sydney, dan nomor genap untuk penerbangan internasional yang masuk, seperti QF44 Denpasar-Sydney.

Pada penerbangan yang dilakukan oleh Qantas, angka antara 1 dan 399 ditujukan untuk penerbangan internasional, termasuk codeshare. Sedangkan nomor penerbangan di atas 400 ditujukan untuk penerbangan domestik.

Umumnya di sebagian besar maskapai, nomor penerbangan empat digit yang diawali dengan 3 atau angka lebih tinggi menunjukkan penerbangan codeshare yang dioperasikan oleh mitra.

Misalnya, penerbangan British Airways BA7420 adalah penerbangan codeshare dari Auckland ke Sydney yang dioperasikan oleh Qantas.

3 of 4

3. Nomor yang Disukai dan Tidak Disukai Maskapai

Ilustrasi pesawat United Airlines yang mengalami turbulensi. (AP)
Ilustrasi pesawat United Airlines yang mengalami turbulensi. (AP)

Maskapai penerbangan memiliki sedikit kebebasan dalam menetapkan nomor penerbangan.

Misalnya saja American Airlines dengan nomor penerbangan AA1776 yang beroperasi dari Boston ke Philadelphia. Maskapai tersebut menggunakan tahun penandatanganan Declaration of Independence yang terjadi di Philadelphia pada 1776.

Selain itu, tahukah Anda bahwa ternyata banyak pihak maskapai yang masih percaya takhayul?

Beberapa di antaranya memasukkan angka 8 ke rute perjalanan menuju Asia, karena nomor tersebut dianggap membawa keberuntungan menurut budaya tradisional orang-orang Asia.

Semisal, penerbangan United Airlines dari San Francisco ke Beijing yang memiliki nomor penerbangan UA888. Nomor semacam ini terkadang juga digunakan pada penerbangan ke tujuan populer.

Di sisi lain, ada beberapa maskapai penerbangan yang tidak suka menggunakan nomor-nomor tertentu. Penyebabnya masih sama, mitos. Seperti misal angka 13, 666 dan 911.

Maskapai telah menonaktifkan sejumlah penerbangan yang pernah mengalami kecelakaan. Rute dari Kuala Lumpur ke Beijing, yang dulunya dioperasikan oleh Malaysia Airlines MH370, sekarang sudah berganti menggunakan nomor MH360.

United Airlines dan American Airlines, yang pesawatnya pernah dibajak dalam serangan 11 September, nomor penerbangannya juga diganti.

"Angka-angka itu dapat tetap digunakan selama bertahun-tahun, bahkan ketika waktu keberangkatan dan jenis pesawat diubah," kata Smith.

"Sampai hari ini, beberapa nomor penerbangan yang digunakan oleh Delta untuk rute Eropa, mampu digunakan untuk melacak rute penerbangan saat masih dioperasikan oleh Pan Am. Padahal sudah lebih dari 20 tahun Pan Am menjualnya ke Delta."

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video