Diculik Monyet, Bayi di India Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 03 Apr 2018, 11:03 WIB
Diperbarui 05 Apr 2018, 10:13 WIB
Wireless monkey (1)

Liputan6.com, Odisha - Malang benar nasib bayi laki-laki India yang baru berusia 16 hari. Orok yang masih merah itu diyakini telah diculik oleh seekor monyet. Tubuhnya ditemukan tak bernyawa, tenggelam, di dalam sumur. 

Awalnya, bayi malang itu sedang tertidur di bawah kelambu rumahnya yang terletak di Odisha, India, Jumat, 30 Maret 2018.

Saat orangtuanya lengah, seekor monyet berjenis rhesus -- muka kemerah-merahan -- membawanya pergi.

"Ibu dari korban mengatakan bahwa ia sempat melihat si monyet mengambil anaknya. Namun, belum sempat mengambil tindakan, monyet itu lenyap di pandangan mata," ujar Polisi S M Baral.

"Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan pencarian bersama dengan petugas hutan. Lalu, pada 1 April 2018, bayi itu sudah tak bernyawa," ia menambahkan.

Dikutip dari laman AsiaOne, Selasa (3/4/2019), menurut Baral, bayi itu meninggal karena asfiksia -- kondisi kekurangan oksigen pada pernapasan yang bersifat mengancam jiwa. Keadaan ini bila dibiarkan dapat mengakibatkan hipoksemia dan hiperkapnia yang disertai dengan metabolis asidosis.

"Bayi itu ditemukan dalam sumur. Dalam pemeriksaan tak ada bekas luka pada bayi," ujar Baral.

Monyet kerap menjadi ancaman bagi warga sekitar. Tak hanya menculik seorang bayi, pada Maret lalu sejumlah sekolah terpaksa ditutup di Distrik Kendrapada di Odisha, India karena serangan monyet.

Pada bulan yang sama, seorang pegawai pemerintahan juga meninggal dunia akibat cedera kepala. Kala itu seekor monyet mendarat di kepalanya setelah terjun dari atas pohon.

Meskipun dihormati di negara mayoritas Hindu, monyet adalah ancaman bagi banyak orang yang tinggal di perkotaan. Sebab, monyet mencemari taman, kantor hingga atap rumah penduduk di India.

2 of 2

Monyet Berwajah Mirip Manusia

Playboy Mansion (2)
Ilustrasi kerumunan monyet dalam penangkaran. (Sumber Wikimedia Commons)

Masih seputar monyet, baru-baru ini beredar foto dan video monyet berwajah mirip manusia yang kemudian jadi viral di China.

Seperti dikutip dari AsiaOne, monyet penghuni Kebun Binatang Tianjin berusia 18 tahun itu sontak menuai sensasi di dunia maya karena ekspresinya dianggap mirip manusia.

Orang-orang pun berdatangan ke kebun binatang, berusaha merekam wajah hewan primata tersebut. Terutama saat monyet itu bengong.

Menurut GB Times, video monyet dengan ekspresi bingung itu pertama kali diposting di Weibo pada 19 Maret 2018. Sejak itu rekaman tersebut sudah lebih dari 8,2 juta kali diputar.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh jaringan berita China CGTN, disebutkan bahwa monyet itu adalah jenis capuchin berkulit hitam. Asalnya dari Amerika Tengah dan Selatan. Umur rata-rata spesies itu sekitar 15-20 tahun.

Setelah foto dan videonya beredar di dunia maya, ekspresi lucu monyet mirip manusia itu kemudian memicu perdebatan di dunia maya.

"Apakah kamu yakin ini bukan penjaga kebun binatang?" tanya salah satu orang di Weibo.

"Itu ekspresi yang membuatku tertawa! Kelihatannya polos!" komentar pengguna Weibo lainnya.

Menurut pihak kebun binatang, monyet itu sebenarnya adalah pemimpin kelompoknya.

"Setiap kali ada makanan, dia selalu makan lebih dulu. Favoritnya adalah kelapa, stroberi, pisang, dan buah persik," kata salah satu penjaga kebun binatang.

Sementara itu, penjaga kebun binatang lain yang diwawancarai mengatakan bahwa monyet itu adalah satu-satunya monyet yang dapat dikenali sebagai manusia oleh aplikasi telepon pengenal wajah.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait