9.500 Staf PBB Mogok Kerja Akibat Pemotongan Gaji

Oleh Liputan6.com pada 19 Mar 2018, 23:35 WIB
Diperbarui 19 Mar 2018, 23:35 WIB
Kantor PBB di Jenewa, Swiss (AP)
Perbesar
Kantor PBB di Jenewa, Swiss (AP)

Liputan6.com, Jenewa - Para staf di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss melakukan aksi mogok kerja karena menuntut pemotongan gaji yang seharusnya mereka terima penuh.

Dilaporkan Anadolu Agency, lebih dari seribu staff PBB mendukung aksi pemogokan tersebut. Sedangkan 200 staf PBB lainnya menentang.

Akibat pemogokan tersebut, banyak konferensi dan panel penting di PBB dibatalkan. Pertemuan Dewan HAM PBB ke-37 yang berlangsung sejak 26 Februari 2018 bahkan terpaksa ditunda hingga minggu depan.

Sekitar 9.500 anggota staf di Jenewa yang berpartisipasi dalam aksi mogok kerja memprotes kondisi kerja yang memburuk dan pemotongan gaji.

Aksi mogok kerja tersebut gempar saat staf PBB menerima slip gaji pertama mereka yang menunjukkan pemangkasan gaji sebesar 3,5 persen.

Dikabarkan pemangkasan itu akan meningkat hingga lima persen.

 

Reporter: Maulana Kautsar

Sumber: Dream.co.id

Tag Terkait