Menangis Darah, Perempuan India Dituduh Penyihir oleh Suaminya

Oleh Citra Dewi pada pada 13 Feb 2018, 16:38 WIB
Ilustrasi menangis

Liputan6.com, Patna - Seorang perempuan di India dijuluki penyihir oleh suaminya karena kondisi langka yang membuatnya mengeluarkan darah dari matanya.

Perempuan itu adalah Geeta, yang berasal dari Bihar, India. Kondisinya dilaporkan kian memburuk setiap harinya dan membuat suaminya meninggalkannya.

Dikutip dari Daily Mail, Selasa (13/2/2018), ayah Geeta yang merupakan seorang buruh, mengaku takut dan putus asa karena kondisi langka itu menyebar ke bagian tubuh Geeta lainnya, tak hanya di mata.

Dokter yang merawah Geeta di Rumah Sakit Sadar, Vinayak Kumar Singh, mengungkap bahwa jumlah sel darah pasiennya dalam kondisi normal dan pembekuannya berfungsi baik.

Menurutnya, Geeta mengalami kondisi yang disebut hematohidrosis. Meski dari luar terlihat menyeramkan, penyakit yang dialami perempuan India itu tak menimbulkan rasa sakit dan terjadi tiba-tiba.

 

1 of 3

Kondisi Serupa

Ilustrasi darah
Ilustrasi darah. (iStock)

Serupa dengan Geeta, pada tahun lalu seorang bocah dari Thailand ditemukan mengeluarkan darah dari mata, hidung, telinga, dan kulitnya setiap kali ia sakit kepala.

Anak perempuan berusia tujuh tahun asal Thailand, Phakamad Sangchai, mulai mengalami kondisi itu sejak 2016.

"Aku tak ingin terkenal, aku hanya ingin seseorang menolongku atas penyakit misterius ini. Ini sangat mengganggu hidupku dan aku khawatir ini akan terus memburuk," ujar Sangchai.

"Mereka memberi tahuku bahwa hanya satu dari 10 juta orang di dunia yang menderita penyakit ini," imbuh dia.

Keluarganya dengan putus asa mencari solusi untuk mengobati Sangchai. "Dokter tak 100 persen yakin dengan diagnosisnya, kami hanya berharap bahwa mereka akan mengetahuinya dengan segera," ujar ibunya, Nipaporn Khantain.

2 of 3

Tentang Hematohidrosis

Peneliti Laboratorium
Ilustrasi Foto Peneliti (iStockphoto)

Hematohidrosis adalah kondisi yang sangat langka, yang membuat penderitanya berkeringat darah. Penyakit tersebut biasanya terjadi di wajah dan dahi.

Dari penelitian terakhir, diketahui bahwa hanya satu dari 10 juta orang di dunia yang menderita hematohidrosis.

Dimuat HealthLine, Hematohdorsis bisanya terjadi ketika penderitanya merasa ketakutan yang teramat sangat atau stres. Kondisi tersebut membuat zat kimia dalam tubuh seperti adrenalin, memicu pecahnya pembuluh di tubuh, dan menyebabkan darah keluar melalui kelenjar keringat.

Meski kondisi tersebut belum banyak diketahui, diyakini hematohidrosis tak mengancam nyawa penderitanya.

Biasanya dokter fokus untuk mengidentifikasi pemicu yang mendasarinya, yang kemungkinan melibatkan pemberian antidepresan atau obat anti-cemas.

 

Saksikan Video di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait