Dijual Online, Pulau Pribadi Seharga Apartemen di Inggris

Oleh Afra Augesti pada 02 Feb 2018, 14:03 WIB
Diperbarui 04 Feb 2018, 13:13 WIB
Pulau Vaila Sound

Liputan6.com, Edinburgh - Sebuah pulau pribadi di Skotlandia dijual melalui situs jual-beli pulau online.

Vaila Sound adalah sebuah pulau yang berada di sisi barat Pulau Shetland, Skotlandia, meski secara teknis lebih dekat ke Norwegia.

Pulau pribadi ini mempunyai dua cottage atau pondok, rumah sederhana yang biasanya berada dekat pantai, dengan kondisi bobrok dan terlantar, namun keseluruhan pulau bisa dimiliki hanya dengan 250.000 poundsterling atau Rp 4,7 miliar.

Vladi Private Islands, agen real estate yang melayani jual-beli pulau pribadi, mengatakan kepada The Independent, Kamis (1/2/2018) bahwa banyak yang tertarik dengan pulau seluas 65 hektar itu.

Izin pembangunan pun sudah ada, seperti pembangunan untuk dermaga, gudang penyimpanan dengan area penampungan, beberapa gedung pertanian baru dan sebuah cottage lengkap dengan kincir angin, panel surya, dan septic tank.

Sedangkan air hujan yang dikumpulkan dari atap bangunan baru, akan dimanfaatkan untuk penyediaan air bersih.

"Ini adalah tempat yang memiliki pemandangan dan keindahan spektakuler dengan kombinasi alam liarnya," ujar pemilik agen real estate itu, Fahad Vladi, seperti dilansir The Independent.

"Di Skotlandia Anda memiliki undang-undang khusus yang melarang Anda untuk mengembangkan pulau, jadi kami harus selalu kembali ke pulau yang telah mendapatkan izin," pungkasnya.

 

2 dari 2 halaman

Tampung Pengungsi, Miliarder Mesir Ini Siap Beli Pulau di Italia

Pengungsi Suriah
Seorang anak pengungsi berjalan berangkat ke sekolah di sebuah kamp di Ain Issa, Suriah (22/8). Meski belajar di dalam tenda pengungsian, anak-anak tetap antusias mengikuti hari pertama tahun ajaran baru sekolah. (AFP Photo/Delil souleiman)

Seorang miliarder asal Mesir, menawarkan diri untuk membeli sebuah pulau di wilayah Italia atau Yunani. Pulau tersebut akan dia gunakan sebagai tempat berlabuh bagi pengungsi dari negara-negara yang dilanda perang di Timur Tengah maupun Afrika.

Seperti dikutip dari CNN, miliarder tersebut adalah Naguib Sawiris. Ia adalah salah satu orang terkaya di Mesir.

Sawiris mengungkapkan, ia bersedia menghabiskan kekayaannya untuk membeli pulau di Italia atau Yunani yang akan dijadikan tempat tinggal bagi para pengungsi.

"Yunani atau Italia, jualah sebuah pulau kepadaku," tulisnya dalam akun Twitter pribadinya. Ia akan mendirikan sebuah negara bagi para pengungsi dengan nama Harapan (Hope).

Sawiris juga mengungkapkan, ada puluhan pulau tak berpenghuni di Yunani atau Italia yang bisa ditinggali oleh lebih dari 200 ribu orang.

Banyak orang beranggapan bahwa ide yang ia punyai tersebut sangat konyol. Namun ia menolak pandangan tersebut.

"Ini adalah solusi paling sederhana," jelasnya kepada CNN.

"Mereka menjual pulau kepada saya dan saya akan membuat penampungan sementara bagi orang-orang ini (pengungsi). Saya akan membuat pelabuhan kecil agar kapal bisa mendarat di sana. Saya akan mempekerjakan orang-orang untuk bisa membangun rumah mereka sendiri, sekolah mereka sendiri, rumah sakit, universitas dan hotel," lanjutnya.

Pria berumur 61 tahun itu rela merogoh kocek dalam, karena ia merasa kasihan akan perlakuan sebagian besar penduduk dunia terhadap para imigran.

“Mereka seharusnya dapat mendapatkan hak yang sama seperti kita, bukan diperlakukan layaknya binatang ternak,” ungkap Sawiris.

"Saya berpikir kadang-kadang politikus tidak punya hati," komentar Sawiris yang merupakan petinggi di perusahaan telekomunikasi Orascom TMT.

Para pejabat Yunani dan Italia enggan untuk mengomentari ide tersebut.

 

Lanjutkan Membaca ↓