Kapal Feri Filipina Terbalik, 4 Orang Tewas

Oleh Afra Augesti pada 21 Des 2017, 17:23 WIB
Diperbarui 21 Des 2017, 17:23 WIB
Kecelakaan Kapal di Filipina
Perbesar
Sebuah kapal feri yang mengangkut 251 penumpang, terbalik di perairan yang terletak di antara Dinahican, Quezon dan Pulau Polilio. (Rappler)

Liputan6.com, Manila - Kapal feri Mercraft 3 terbalik di perairan yang terletak di antara Dinahican, Quezon dan Pulau Polilio, Filipina, Kamis 21 Desember 2017. Saat kejadian, kapal penyeberangan tersebut mengangkut 251 penumpang.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat Philippine Coast Guard (PCG) telah menemukan empat jenazah dan 100 orang diselamatkan, sementara sisanya masih dalam pencarian. 

Kantor utama PCG di Manila menerima laporan dari Coast Guard Station Northern Quezon bahwa Mercraft 3 terbalik di sekitar perairan tersebut pada pukul 11:00 waktu setempat.

Juru bicara PCG, Kapten Armand Balilo mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa kecelakaan tersebut terjadi di luar kota Real, sekitar 70 kilometer timur Manila, saat kapal itu berlayar dari pelabuhan menuju pulau terpencil Polillo.

Diduga, kondisi cuaca buruk adalah penyebab utama kapal oleng, lalu terbalik.

"Kami telah mendengar jatuhnya korban jiwa, tapi kami masih harus memverifikasinya," katanya, sebagaimana dikutip dari The Strait Times pada, Kamis (21/12/2017). Ia menambahkan, helikopter dan kapal penyelamat telah dikerahkan menuju ke lokasi kejadian.

"Kami percaya bahwa cuaca merupakan faktor besar kecelakaan itu," imbuhnya. Armand juga mengatakan, kapal-kapal yang juga berlayar di sekitar Mercraft 3 telah menyelamatkan beberapa penumpang.

Ia menjelaskan, kapal feri tersebut meninggalkan Real saat bagian selatan kepulauan itu menghadapi Badai Tropis Vinta (Tembin), yang diperkirakan akan mendera wilayah pada awal Jumat, 22 Desember.

Mercraft 3 diperkenankan untuk berlayar karena tidak adanya peringatan yang disampaikan terkait badai di sekitar Real atau Polillo, sebelah timur pulau utama Luzon. Kapal lalu diberi kuasa untuk mengangkut maksimal 286 orang.

Tim penyelamat PCG dari Luzon Selatan ke Real, Quezon telah dikirim, dan pencarian dan penyelamatan untuk penumpang dan awak Mercraft 3 masih terus berlangsung.

PCG juga telah berkoordinasi dengan Armed Forces of the Philippines Southern Luzon Command di Lucena, Quezon, untuk melakukan penyelamatan via udara dan laut.

Kecelakaan terakhir terjadi 30 tahun lalu, saat kapal feri Doña Paz bertabrakan dengan kapal tanker bermuatan minyak. Insiden tersebut diklaim telah menewaskan lebih dari 4.000 orang.