Indonesia Terima Penghargaan dari Badan Perikanan ASEAN-Jepang

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 18 Nov 2017, 03:34 WIB
Diperbarui 18 Nov 2017, 03:34 WIB
Duta Besar Ahmad Rusdi, mewakili Menteri Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, menerima penghargaan dari SEAFDEC atas keberhasilannya menjadi tuan rumah Inland Fishery Resources Development and Management Department (KBRI Bangkok)
Perbesar
Duta Besar Ahmad Rusdi, mewakili Menteri Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, menerima penghargaan dari SEAFDEC atas keberhasilannya menjadi tuan rumah Inland Fishery Resources Development and Management Department (KBRI Bangkok)

Liputan6.com, Bangkok - Duta Besar Indonesia untuk Thailand Ahmad Rusdi, mewakili Menteri Susi Pudjiastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan RI menerima penghargaan dari South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) atas keberhasilannya menjadi tuan rumah acara Inland Fishery Resources Development and Management Department (IFRDMD).

Dilansir dari laman Kemlu.go.id, Sabtu (18/11/2017), penghargaan tersebut disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Thailand, Air Chief Marshal Dr. Prajin Juntong yang menjadi tamu kehormatan perayaan Golden Anniversary atau 50 tahun berdirinya SEAFDEC tanggal 15 November 2017.

SEAFDEC yang didirikan sejak tahun 1967 oleh Singapura, Thailand dan Jepang, telah menjadi organisasi regional yang beranggotakan seluruh negara ASEAN dan Jepang.

Selama 50 tahun bekerjasama, SEAFDEC telah berhasil mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan di kawasan, khususnya bagi negara anggota ASEAN.

SEAFDEC telah secara resmi ditunjuk sebagai mitra teknis yang membantu sektor perikanan ASEAN melalui Agreement of ASEAN-SEAFDEC Strategic Partnership.

SEAFDEC sendiri telah memiliki lima lembaga riset terkait kelautan dan perikanan di beberapa negara ASEAN selain kantor Sekretariat di Thailand. SEAFDEC juga memiliki beberapa kapal laut yang didedikasikan untuk melakukan riset dan pengembangan budidaya ikan dengan teknologi yang cukup tinggi.

Indonesia sebagai anggota secara aktif telah berperan dalam pengembangan kerja sama SEAFDEC. Selain itu, Indonesia juga telah memanfaatkan keberadaan SEAFDEC dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan. Indonesia mendorong pentingnya pengembangan budidaya ikan air tawar.

Untuk itu sejak tahun 2011 Indonesia menawarkan pembentukan pusat pengembangan budidaya ikan air tawar.

Akhirnya di tahun 2014 terbentuklan IFRDMD yang berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan.

Pemberian penghargaan merupakan suatu pengakuan akan pentingnya peran Indonesia dalam pengembangan ikan air tawar sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan para petani ikan.

Dubes Ahmad Rusdi menyampaikan pula bahwa Indonesia akan terus berkomitmen untuk mengembangkan keberadaan IFRDMD karena akan memberikan manfaat bagi para nelayan dan petani ikan di Indonesia dan kawasan ASEAN.