Sosok Kunci di Balik Pengungkapan Motif Penembakan Las Vegas

Oleh Khairisa Ferida pada 04 Okt 2017, 20:00 WIB
Diperbarui 04 Okt 2017, 20:00 WIB
Marilou Danley
Perbesar
Marilou Danley. (Sumber Facebook/Marilou Danley via The Australian)

Liputan6.com, Las Vegas - Dua saudara perempuan Marilou Danley (62) angkat bicara tentang hubungan wanita itu dengan Stephen Paddock (64), pelaku penembakan Las Vegas. Menurut mereka, Marilou "diungsikan" oleh Paddock agar ia tak mengganggu aksi mematikan pria itu.

Salah seorang saudara perempuan Marilou mengatakan kepada Channel 7 bahwa Paddock membelikan Marilou tiket murah untuk terbang ke Filipina tanpa "peringatan" apa pun.

"Saya yakin bahwa dia (Marilou) tidak tahu apa-apa, sama seperti kami. Dia dikirim pergi. Dia jauh sehingga dia tidak bisa menganggu apa yang direncanakan," ujar saudara perempuan Marilou yang enggan menyebut namanya tersebut seperti dilansir News.com.au pada Rabu (4/10/2017).

Namun, mereka tak menampik bahwa sosok Marilou yang merupakan mantan warga Queensland, Australia, itu mungkin saja adalah orang yang tepat untuk "memecah teka-teki" di balik motif Paddock melancarkan penembakan Las Vegas.

"Dia (Marilou) bahkan tak tahu bahwa dia akan berangkat ke Filipina sampai Steve mengatakan, 'Marilou, saya membelikan kamu tiket murah ke Filipina'," terang saudara perempuan Marilou itu.

"Dalam hal ini, saya berterima kasih kepada dia (Paddock) karena telah menyelamatkan nyawa saudara saya. Namun, itu tidak akan mengimbangi 58 nyawa yang melayang," imbuhnya.

Kedua saudara Marilou tersebut tak kuasa menahan air mata sembari mengisahkan bahwa Marilou adalah "orang yang baik dan lembut". Meski demikian, mereka berharap Marilou dapat membantu penyelidikan.

"Tidak ada yang dapat memecahkan teka-teki tersebut. Tidak seorang pun kecuali Marilou. Karena Steve tidak lagi bisa dimintai keterangan. Hanya Marilou yang bisa membantu," terang mereka.

Marilou sendiri telah tiba di Amerika Serikat dari Manila. Ia mendarat di Bandara Internasional Los Angeles pada pukul 19.17 waktu setempat dengan penerbangan Philippine Air Flight 102 dan langsung dijemput oleh agen FBI.

Sebuah video yang beredar menunjukkan, perempuan itu duduk di kursi roda dan didorong oleh petugas.

59 orang tewas dalam penembakan massal Las Vegas, termasuk pelaku yang dikabarkan bunuh diri setelah menjalankan aksinya. Sementara itu, lebih dari 500 lainnya terluka.

2 dari 2 halaman

Misteri Pengiriman Uang US$ 100 Ribu

Sebelumnya terungkap laporan bahwa pekan lalu, beberapa hari sebelum Paddock melancarkan penembakan, pria itu mengirimkan uang senilai US$ 100 ribu kepada sebuah rekening bank di Filipina. Dan belakangan terungkap bahwa pemilik rekening itu adalah Marilou. Hal ini menanti diungkap oleh aparat penegak hukum AS.

Marilou merupakan warga negara Australia yang lahir di Filipina. Perempuan itu pindah ke Queensland pada awal 1980-an, di mana ia tinggal selama 10 tahun di sana. Ia diduga melepaskan kewarganegaraan Australia sebelum pindah ke Negeri Paman Sam. Namun, ada yang mengatakan, perempuan 62 tahun itu masih memegang paspor Negeri Kanguru. 

Otoritas Australia belum angkat bicara mengenai statusnya. Perempuan itu telah berbagi rumah dengan Paddock di sebuah komunitas pensiunan di Mesquite, Nevada.

Pada Selasa kemarin, Sheriff Las Vegas Joseph Lombardo mengatakan bahwa Marilou adalah "sosok yang menarik" dalam kaitannya dengan Paddock dan kedatangannya ke AS berarti "sejumlah besar" informasi tentang motif potensial Paddock akan muncul sesegera mungkin.

Dalam penggeledahan di tiga lokasi yakni di kamar hotel tempat Paddock melepas tembakan, rumahnya di Mesquite, dan properti lain di Reno, ditemukan kurang lebih 40 senjata.

Marilou disebut-sebut memiliki status menikah dengan dua pria dalam waktu bersamaan.

Newsweek melaporkan bahwa Marilou menikah dengan Geary Danley pada tahun 1990 dan memakai nama belakang pria itu. Dan pada tahun 1996, Marilou mengikat janji sehidup semati dengan Jose Bustos tanpa melalui perceraian lebih dulu dengan Danley.

Perceraian Marilo dengan Geary Danley baru terjadi pada tahun 2015.

Menurut tetangga pasangan ini di Mesquite, hubungan Paddock dan Marilou tidak terlalu baik. Paddock kerap bicara kasar terhadap perempuan itu.

Lanjutkan Membaca ↓