Ahli Waris L'Oreal, Wanita Terkaya di Dunia Wafat

Oleh Tanti Yulianingsih pada 22 Sep 2017, 08:24 WIB
Diperbarui 24 Sep 2017, 08:13 WIB
Liliane Bettencourt, ahli waris L'Oreal dan wanita terkaya di dunia. (AFP)

Liputan6.com, Paris - Pewaris perusahaan kosmetik L'Oreal, Liliane Bettencourt, meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 94 tahun. Demikian menurut informasi yang telah dikonfirmasi pihak keluarga.

"Dia meninggal di rumah dengan damai pada Rabu, 20 September malam," ujar pihak keluarga melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari BBC, Jumat (22/9/2017).

Mendiang Liliane tercatat memiliki kekayaan tahun 2017 diperkirakan mencapai 33 miliar euro (£ 30 miliar, US$ 40 miliar). Atas dasar itulah, dia disebut-sebut sebagai wanita terkaya di dunia.

Ahli waris L'Oreal itu meninggalkan dewan perusahaan pada 2012. Sejak saat itu ia jarang terlihat di publik. Kendati demikian, pemberitaan tentangnya tetap kencang terkait kasus eksploitasi kekayaannya dan diagnosis demensia yang dialaminya.

"Kami semua sangat mengagumi Liliane Bettencourt yang selalu mengawasi L'Oreal, perusahaan dan karyawannya, dan sangat berpengaruh dengan kesuksesan dan perkembangannya," tutur Chairman dan CEO perusahaan Jean-Paul Agon dalam sebuah pernyataan.

"Dia secara pribadi meraih kesuksesan selama bertahun-tahun. Seorang wanita cantik yang hebat telah meninggalkan kami dan tak akan pernah terlupakan."

Kekaisaran L'Oreal

Aset Bettencourt, termasuk sahamnya di perusahaan kosmetik, kini diurus oleh putrinya.

Salah satu dari dua cucunya, Jean-Victor Meyers, menggantikannya di dewan L'Oreal sebagai wakil ketua, dan ditunjuk untuk mengurus urusan pribadinya.

Ayah Liliane, Eugene Schueller, mendirikan perusahaan pewarna rambut yang diurusnya pada 1909. Kemudian di tangannya, perusahaan berubah menjadi kelompok L'Oreal.

Sekarang L'Oreal telah menjadi perusahaan kosmetik terbesar di dunia.