KFC Berambisi Kirim Burger ke Angkasa Luar, Namun...

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 14 Jun 2017, 19:40 WIB
Diperbarui 04 Sep 2017, 18:03 WIB
Roti Burger

Liputan6.com, Washington, DC - Seperti yang Buzz Lightyear -- tokoh film animasi Toy Story-- katakan, 'to the infinity and beyond!'. Penjelajahan angkasa luar dilakukan untuk mengeksplorasi semesta tanpa batas.

Dan nampaknya, langkah pemasaran dan promosi yang dilakukan oleh restoran makanan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) kali ini terilhami kata-kata mutiara Buzz Lightyear tersebut.

Menurut KFC, mereka akan mengirim salah satu produknya, sebuah burger daging ayam, ke angkasa luar, demikian seperti yang diwartakan dari News.com.au, Rabu (14/6/2017).

Burger daging ayam itu merupakan produk varian baru KFC yang bernama Zinger Burger. Restoran yang didirikan oleh Kolonel Sanders dari Amerika Serikat itu akan mengirim Zinger Burger ke angkasa luar.

"Ya, angkasa luar. Sungguh. Kami benar-benar melakukan ini," jelas sebuah tulisan dalam situs daring promosi Zinger Burger, yesweareactuallysendingachickensandwichto.space.

Situs itu juga menulis bahwa, "Sebuah misi untuk membawa Zinger Burger ke ketinggian baru...Sekitar 80.000 kaki (setara 24,3 km) lurus ke angkasa", dengan menggunakan balon udara, seperti yang dikutip dari News.com.au.

Namun ada satu masalah dengan misi 'to the infinity and beyond!' Zinger Burger KFC tersebut. Secara teknis, ketinggian yang ingin dicapai restoran cepat saji itu tak mencapai wilayah angkasa luar. Karena, 80.000 kaki atau 24,3 km di atas permukaan laut (kmdpl) hanya satu per empat dari total perjalanan menuju angkasa luar.

Meski ketentuan mengenai batas atmosfer Bumi dengan angkasa luar masih menjadi bahan perdebatan oleh komunitas akademik dan antariksa internasional, namun ada salah satu ketentuan yang kerap menjadi standar rujukan sejumlah pihak.

Standar rujukan itu adalah Garis Karman (Karman line), dinamai dari seorang fisikawan Hungaria - Amerika Theodore von Karman (1881–1963).

Ketentuan itu disepakati sebagai acuan baku oleh Fédération Aéronautique Internationale (FAI), federasi perkumpulan klub antariksa dan aeronautika internasional. Klub antariksa dan aeronautika non-formal dari berbagai negara, seperti Federasi Aero Sport Indonesia dan National Aeronautics Association (NAA) Amerika Serikat merupakan bagian dari FIA.

Foto di atas menunjukkan kondisi Termosfer Bumi. Menurut dalil, Karman line merupakan pertemuan antara cahaya biru dengan hitam, dan menjadi batas untuk atmosfir Bumi dengan angkasa luar (Wikimedia Commons)

Menurut dalil Karman line, batas antara atmosfer Bumi dengan angkasa luar membentang di ketinggian 100 kmdpl, satu per tiga dari kawasan termosfer Bumi. Sehingga, menurut ketentuan tersebut, misi Zinger Burger KFC masih jauh dari angkasa luar.

Masalah teknis tersebut juga dikritik oleh NASA Watch, sebuah blog daring yang kerap mempublikasikan informasi 'dari orang dalam NASA' dan memberikan komentar tentang misi maupun program badan antariksa AS tersebut.

"Itu berarti bahwa burger ayam @KFC tidak akan pergi atau mendekati angkasa luar -- terlepas dari apa yang iklan keliru mereka sampaikan #spacesandwich," kicau akun Twitter tidak resmi @NASAWatch.

Pihak KFC nampak tak perduli dengan fakta tersebut dan membalas komentar NASA Watch dengan sebuah kicauan Twitter.

"@SciGuySpace @NASAWatch Dan (red: burger) itu akan menjadi yang terlezat di ketinggian 23 km," kata akun Twitter resmi @KFC.

KFC bermitra dengan pembuat balon World View dalam proyek tersebut. Mereka menjelaskan bahwa peluncuran akan dilaksanakan pada 21 Juni 2017 dan disebut sebagai sebuah penerbangan balon udara terpanjang menuju Stratosfer dalam sejarah, serta akan diisi oleh muatan komersial

Setelah itu burger itu akan kembali ke Bumi dengan membawa sejumlah data telemetri, kata Associated Press.

Meski tidak akurat dari segi teknis, namun sebagai seuah tindakan publisitas dan pemasaran, News.com.au menyebut bahwa, misi Zinger Burger KFC dapat dikatakan 'sukses' menarik perhatian publik.

Jika KFC benar-benar ingin mengirim ayam goreng sampai ke luar angkasa, mereka butuh roket serupa yang dibuat NASA. Atau mungkin, bekerjasama dengan badan antariksa nasional AS itu. 

 

Saksikan juga video berikut ini

 

Live Streaming

Powered by