Napak Tilas, 4 Kapal Angkatan Laut India Berlabuh di Indonesia

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 30 Mei 2017, 12:34 WIB
Diperbarui 30 Mei 2017, 12:34 WIB
Duta Besar India untuk Indonesia Nengcha Lhouvum Mukhopadhaya saat menyampaikan pidato sambutan kunjungan empat kapal AL India ke Indonesia di galangan INS Sahyadri, anjungan Pelabuhan Tanjung Priok (29/5/2017) (Rizki Akbar Hasan/Liputan6.com)
Perbesar
Duta Besar India untuk Indonesia Nengcha Lhouvum Mukhopadhaya saat menyampaikan pidato sambutan kunjungan empat kapal AL India ke Indonesia di galangan INS Sahyadri, anjungan Pelabuhan Tanjung Priok (29/5/2017) (Rizki Akbar Hasan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka mempererat tali relasi kemaritiman, empat kapal Armada Timur Angkatan Laut India menyambangi Indonesia pada Jumat, 26 Mei 2017.

Empat kapal tersebut antara lain, INS (India Navy Ship) Sahyadri dan Shivalik (frigate class, kapal penghancur), INS Kamorta (corvette class, penghancur kapal selam), serta INS Jyoti (komandarm-fedko class, kapal tanker). Keempatnya berlabuh jangkar di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, pada 26 Mei 2017 hingga 29 Mei 2017.

Sedangkan pada 30 Mei 2017, keempat kapal akan bertolak ke Surabaya, Jawa Timur. Di sana, INS Sahyadri, dan kawan-kawan akan disambut oleh Armada Timur Angkatan Laut RI. Selepas dari Surabaya, empat kapal dari Armada Timur AL India itu akan berlayar ke Australia.

Kegiatan perayaan penyambutan keempat kapal turut dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia dan perwakilan Markas Besar Angkatan Laut RI.

"Kunjungan ini jadi simbol yang menunjukkan kuatnya relasi India dengan Indonesia. Kedua Angkatan Laut telah lama dikenal sebagai cabang militer yang humanis pada sejumlah konflik bersenjata. Keduanya juga telah lama menjalin kerjasama di bidang keamanan maritim dan melawan terorisme," ujar Duta Besar India untuk Indonesia Nengcha Lhouvum Mukhopadhaya saat menyampaikan pidato sambutan di galangan INS Sahyadri, Senin29 Mei 2017.

Tak hanya memperkuat tali diplomasi, kunjungan keempat kapal juga menjadi simbol relasi historis antara India dan Indonesia yang telah terjalin sejak zaman kolonialisme.

"Anggaplah kunjungan ini, selain bertujuan untuk diplomasi, juga merupakan sebuah bentuk napak tilas India ke Indonesia. Karena, kedua negara telah menjalin hubungan kuat, bahkan jauh di saat keduanya masih dijajah --masing-masing oleh Inggris dan Belanda, beberapa divantaranya lewat perdagangan dan keamanan maritim," kata Atase Pertahanan Kedutaan Besar India di Jakarta, Kapten JS. Dhanoa kepada Liputan6.com di anjungan Pelabuhan Tanjung Priok, Senin 29 Mei 2017.

"Untuk ke depannya kami akan rutin melaksanakan kegiatan ini. Agar jejak persahabatan itu tidak hilang. Selain itu, kami berencana untuk mengadakan pertukaran perwira Angkatan Laut dari Indonesia dengan India setiap tahunnya, agar mampu mengenal lebih baik masing-masing negara," tambah Kapten Dhanoa.

Pada kesempatan yang sama, bagi Angkatan Laut RI, kunjungan INS Sahyadri dan lainnya dapat membuka peluang bagi angkatan laut kedua negara untuk bertukar pengalaman dalam aspek keamanan maritim dan pendidikan personel.

"Kami percaya bahwa kesempatan ini dapat menjadi ajang kedua militer untuk mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman, mempererat relasi, dan memproyeksikan bagaimana India dan Indonesia mampu berkontribusi dalam bidang kemaritiman di masing-masing regional," jelas Wakil Asisten Pengamanan (Waaspam) Kepala Staf Angkatan Laut RI Laksmana Pertama Antongan Simatupang.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya