Berjoget di Samping Pasien Telanjang, 5 Paramedis Dipecat

Oleh Arie Mega Prastiwi pada 31 Mar 2017, 12:09 WIB
Diperbarui 31 Mar 2017, 12:09 WIB
Ilustrasi operasi bedah
Perbesar
Ilustrasi operasi bedah (wikipedia)

Liputan6.com, Bolivar - Sebuah tim medis di rumah sakit Kolombia dipecat setelah tertangkap kamera berjoget dan bernyanyi di samping pasien telanjang yang tak sadarkan diri di sebuah ruangan operasi.

Tim medis yang sejatinya berperilaku profesional, menggunakan baju operasi lengkap berwarna biru dan masker wajah, terlihat mengejek pasien yang tengah dibius.

Dikutip dari News.com.au, Jumat (31/3/2017), rekaman ponsel diduga diambil oleh anggota tim pria. Dia merekam aksi rekan pekerja perempuannya.

Video itu memperlihatkan lima perempuan itu mengejek pasien yang sudah tak sadarkan diri. Mereka tertawa keras, bernyanyi, dan berjoget.

Mereka jelas melanggar kode etik bagaimana berperilaku di ruangan dan menghadapi pasien di meja operasi. Insiden itu diduga terjadi di Clinica Santa Cruz de Bocagrande di Bolivar.

Rekaman video itu lantas beredar viral. Atas insiden itu, klinik tersebut memecat lima orang yang melakukan aksi tersebut.

Berikut video perbuatan tak pantas bagi para profesional di bidang medis:

"Menghormati keberadaan dan kehormatan pasien adalah hal paling penting bagi klinik kami," kata pernyataan klinik.

"Kami sangat menyesalkan perilaku yang tak pantas bagi seorang pekerja profesional di dunia medis yang terlihat rekaman itu di ruangan operasi kami. Tindakan mereka melanggar kehormatan pasien, protokol dan nilai institusi kami," lanjut pernyataan klinik itu.

Terkait masalah itu, klini telah mengamil tindakan tegas agar insiden tak berulang.