Pasutri Berusia 100 Tahun Kuak Resep Pernikahan Bahagia dan Awet

Oleh Citra Dewi pada 13 Feb 2017, 14:00 WIB
Diperbarui 13 Feb 2017, 14:00 WIB
Ilustrasi pernikahan
Perbesar
Ilustrasi pernikahan (Reference)

Liputan6.com, Los Angeles - Pasangan suami istri (pasutri) berusia 100 tahun ini telah menikah 78 tahun. Mereka mengungkap rahasia pernikahan bahagia dan awet itu, meski tak pernah mengucapkan "I love you".

Pasangan asal Los Angeles tersebut, Morrie dan Betty Markoff mengungkap, bahwa tidak ada rahasia terbesar pernikahan bahagia kecuali toleransi dan rasa hormat.

"Jangan membuat setiap keluhan menjadi kemarahan. Toleransi dan rasa hormat," ujar sang istri yang berusia 100 tahun, Betty, kepada Observer.

"Morrie tidak menggunakan kata cinta; Tapi aku menggunakannya, namun tindakan menunjukkan hal yang sama," imbuh Betty.

Ketika ditanya mengapa Morrie (103 tahun) tak pernah mengucapkan kata cinta kepada sang istri, ia menjelaskan bahwa cinta itu posesif, mengontrol, dan menuntut.

"Kata yang lebih suka aku gunakan adalah peduli. Peduli bagiku, memiliki makna yang jauh lebih dalam," ujar Morrie.

"Aku terus menerus memeluk Betty, menciumnya, dan aku sangat peduli terhadap dia," imbuh Morrie.

Dikutip dari Independent, Senin (13/2/2017), kisah pasangan yang pertama kali bertemu dalam sebuah pernikahan di New York City pada 1938 itu akan ditampilkan dalam buku bertajuk Ageing Gracefully.

Buku tersebut mendokumentasikan cerita para centenarian -- seseorang yang telah hidup atau diyakini berumur 100 tahun -- oleh fotografer asal Jerman, Karsten Thormaehlen.

Morrie dan Betty adalah satu-satunya pasangan yang tampil dalam buku tersebut. Mereka mengatakan hal tersebut sebagai hal langka.

"Ini sangat jarang, aku mengakuinya," ujar Morrie. "Kami sangat beruntung," imbuh dia.

Morrie mengungkap bahwa umur panjangnya merupakan keajaiban ilahi, setelah ia selamat dari serangan jantung sebelum ulang tahunnya yang ke-99.

Secara teknis Morrie sempat dinyatakan meninggal selama beberapa detik. Keluarganya melihat ia bergurau tak lama bangkit dari kematian singkatnya itu.

Di sisi lain, Betty menerapkan ilmu tentang nutrisi, di mana ia belajar untuk menyiapkan makanan yang mengandung protein dan sayur-sayuran.

Setiap hari sebelum sarapan, pasangan itu juga rutin berjalan kaki di sekitar danau dekat tempat tinggalnya. Hal itu mereka lakukan selama beberapa puluh tahun.

Pasutri tersebut berkata, salah satu hal paling aneh dari menua adalah melihat anak-anak menjadi tua. Anak perempuan mereka tinggal di blok yang sama, jadi jika salah satu dari mereka meninggal, maka yang lain tak sendirian.

"Setelah 78 tahun, aku dapat berkata bahwa aku tak membuat kesalahan. Kami mengalami masa senang dan sulit, tapi kami masih bersama," ujar Morrie yang berbicara sambil meletakkan tangan di lutut sang istri.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya