2 Kapal Bertabrakan, 300 Ton Minyak Tumpah di Laut Malaysia

Oleh Andreas Gerry Tuwo pada 04 Jan 2017, 13:40 WIB
Diperbarui 04 Jan 2017, 13:40 WIB
Kapal APL DENVER
Perbesar
Kapal APL DENVER (APL-NOL)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Dua buah kapal tanker bertabrakan di perairan Malaysia. Insiden ini tepatnya terjadi di lepas pantai Pasir Gudang, Johor Bahru.

Tabrakan tersebut melibatkan dua buah kapal kontainer besar. Satu milik Gibraltar dan lainnya kepunyaan Singapura.

"Kami mendapat informasi dari Otoritas Pelabuhan Johor telah terjadi tabrakan antara kapal Singapura Wan Hai 301 dan kapal Gibraltar APL DENVER pada pukul 11.50 lalu," sebut keterangan resmi Otoritas Pelabuhan Singapura (MPA) seperti dikutip dari The Star, Selasa (4/1/2017).

Akibat insiden ini, muatan kapal tangker MPA, yaitu minyak seberat 300 ton, tumpah di lautan tersebut.

Saat ini Otoritas Pelabuhan Johor telah mengirimkan kapal anti-polusi ke perairan itu. Nanti mereka akan membersihkan tumpahan minyak tersebut demi mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistem.

"Delapan kapal anti-polusi sudah dikerahkan. Mereka menyemprotkan cairan yang dapat membersihkan tumpahan minyak ini," MPA menambahkan.

Kendati upaya pembersihan telah berjalan, sampai sekarang tumpahan minyak dapat terlihat dari beberapa wilayah di Singapura, terutama daerah Pulau Ubin.

Menambahkan pernyataan MPA, aparat keamanan di Singapura mengatakan, meski tabrakan cukup besar, tak ada korban jiwa dan luka yang jatuh.

Penyebab insiden pun sampai saat ini belum diketahui. Namun, MPA bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan Johor dan aparat berwenang kedua negara sudah memulai penyelidikan kecelakaan tersebut.