Berkunjung ke Semarang, PM Belanda Puji Keindahan Kota Lama

Oleh Liputan6 pada 22 Nov 2016, 19:29 WIB
Diperbarui 22 Nov 2016, 19:29 WIB

Liputan6.com, Semarang - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, telah tiba di Semarang pada Selasa (22/11/2016) sebagai rangkaian kunjungan resminya ke Indonesia.

Dalam kesempatan itu PM Rutte membahas berbagai kerja sama, antara lain terkait infrastruktur pengendalian banjir, pariwisata, dan budaya.

Di sana, orang nomor satu di Negeri Tulip itu sempat berkeliling di Little Netherland, antara lain ke Gereja Blenduk, gedung Oudetrep, dan Semarang Art Gallery. Ia pun memuji suasana dan bangunan yang masih terjaga di Kota Lama.

"Bagus sekali, saya suka dengan suasananya," kata Mark Rutte. Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan kota lama menjadi salah satu kesepakatan antar dua negara.

Dalam kerja sama budaya, Rutte juga menitikberatkan pada pengelolaan memorabilia untuk kepentingan sejarah dan pariwisata.

Terkait dengan peninggalan bersejarah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo mengatakan, terdapat beberapa benda dari Jateng yang saat ini disimpan di Bornbeek, Belanda. Beberapa di antaranya adalah keris, lukisan, dan dokumen-dokumen dari kerajaan di Jawa Tengah.

"Ada benda-benda semasa era perang Diponegoro juga," ujar Prasetyo.

Oleh sebab itu Pemprov Jateng sedang berusaha meminta duplikatnya benda bersejarah, karena untuk meminta benda aslinya merupakan kewenangan negara. Selain itu, ia juga mengajukan kerja sama dalam peningkatan sumber daya manusia seperti kurator dan informasi media museum.

"Koleksi museum kita itu lima belas ribu dan mereka sudah empat puluh lima ribu," kata Prasetyo.

Selain berkeliling ke Little Netherland, PM Mark Rutter juga meninjau langsung Polder Banger yang merupakan hasil kerja sama Kerajaan Belanda dan Pemkot Semarang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya