'Dorongan Maut' di Stasiun New York, 1 Penumpang Tewas Terlindas

Oleh Nurul Basmalah pada 08 Nov 2016, 10:17 WIB
Diperbarui 08 Nov 2016, 10:17 WIB
'Dorongan Maut' di Stasiun New York, 1 Penumpang Tewas
Perbesar
Melanie Turner mendorong korbannya ke arah kereta yang sedang melaju, tertabrak dan tewas (Reuters)

Liputan6.com, New York - Seorang penumpang kereta api di New York tewas tertabrak kereta yang sedang melaju cepat di stasiun Times Square.

Kejadian nahas tersebut terjadi pada Senin, 7 November 2016 pukul 13.20 siang waktu setempat, ketika kereta memasuki stasiun yang berada di 42nd Street.

Menurut laporan saksi mata yang dikutip dari New York Daily News, Selasa (8/11/2016), mulanya penumpang yang tengah berada di peron stasiun itu terlihat sedang berseteru dengan seorang perempuan.

Tak lama kemudian, sesaat sebelum kereta melintas, wanita tersebut mendorong penumpang berusia 47 tahun itu ke arah kendaraan yang sedang melaju memasuki stasiun.

Perempuan malang itu dilaporkan tewas seketika. Butuh waktu berjam-jam sebelum polisi berhasil mengevakuasi jasad korban dari rel kereta.

Penyidik pun mulai mengumpulkan barang bukti dan memproses identifikasi korban yang sulit dikenali.

Melanie Turner dari Queens kemudian diamankan oleh polisi, setelah saksi mengatakan bahwa mereka melihat perempuan 30 tahun itu mendorong korban.

Melanie Turner mendorong korbannya ke arah kereta yang sedang melaju, tertabrak dan tewas (Reuters)

"Apa yang terjadi merupakan suatu tragedi yang mengerikan. Seorang perempuan didorong hingga tewas tertabrak kereta di jalur 1. Kini tersangka kasus ini tengah diinterogasi si kantor keamanan stasiun," kata ketua Biro Transit, Joseph Fox.

Sementara itu pimpinan detektif Manhattan, William Aubrey mengatakan bahwa timnya kini tengah menyelidiki rekaman CCTV di stasiun, yang merekam kejadian nahas itu dari awal.

"Insiden yang sangat mengerikan. Turut berduka untuk korban dan keluarga yang ditinggalkanya," ujar Aubrey.

Melanie Turner mendorong korbannya ke arah kereta yang sedang melaju, tertabrak dan tewas (Reuters)

"Orang-orang yang berada di peron melakukan hal yang tepat. Mereka melihat suatu perkara terjadi, dan melaporkannya pada polisi yang berada di stasiun, mengatakan perempuan ini mendorong korban," lanjut pimpinan detektif itu.

Menurut keterangan polisi, kedua wanita itu diduga tidak saling mengenal satu sama lain. Petugas keamanan juga mengatakan bahwa tersangka memiliki catatan gangguan mental.

Kini polisi mencoba mencari kaitan antara insiden nahas itu, dengan kejadian hampir serupa yang terjadi pada 19 Oktober 2016.

Sementara itu masinis kereta yang melindas korban yang didorong ke rel kereta itu, dibawa ke rumah sakit karena mengalami trauma. Kejadian nahas itu membuat kereta jalur 1, 2, dan 3 mengalami penundaan keberangkatan selama siang itu.

Sebelumnya, beberapa kasus 'dorongan maut' juga terjadi. Pada 2014, Kevin Darden, ditahan akibat kasus pembunuhan Wai Keun Kwok, dengan mendorong kakek 61 tahun itu ke arah kereta yang sedang melaju di jalur D, 167th Street, Bronx.

Pada Desember 2012, Ki-Suck Han dari Elmhurst, Queens, ditabrak kereta dan tewas, setelah didorong oleh Naeem Davis.

Kurang dari sebulan setelah insiden itu, Sunando Sen juga tewas tertabrak kereta akibat di dorong tanpa sebab oleh Erika Menendez.

Stasiun kereta bawah tanah Times Square merupakan pusar transportasi paling sibuk di New York, dengan lebih dari 66 juta penumpang tercatat pada 2015.