Pria Bersenjata Serang Sebuah Klub Malam di Orlando

Oleh Khairisa Ferida pada 12 Jun 2016, 16:35 WIB
Diperbarui 12 Jun 2016, 16:35 WIB
Pria Bersenjata Serang Sebuah Klub Malam di Orlando
Perbesar
Suasana di lokasi penembakan di klub malam Pulse (itv)

Liputan6.com, Washington, DC - Penembakan massal terjadi di sebuah klub malam di Florida, Amerika Serikat (AS). Seperti dilansir ITV, Minggu (12/6/2016) seorang pria bersenjata dilaporkan menyandera sejumlah orang di Klub Pulse.

Informasi yang dilansir pihak kepolisian melalui Twitter menyebutkan, terdapat sejumlah orang yang terluka. Mereka juga memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari lokasi kejadian.

Dalam imbauannya yang beredar di laman Facebook sekitar pukul 2.00 pagi, pihak klub meminta setiap orang untuk keluar dari Pulse dan tetap berlari.

Rekaman video lainnya yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah orang yang terluka mendapat perawatan di tempat kejadian. Laporan awal menyebutkan, seorang pria bersenjata diduga memakai rompi bom bunuh diri sebelum akhirnya masuk ke dalam klub malam tersebut.

"Beberapa orang terluka. Saya belum mendapat informasi terkait korban tewas," ujar salah seorang petugas polisi.

Seperti dilansir Metro, salah seorang pengunjung klub itu, Ricardo J. Negron Almodovar menulis status di akun Facebook-nya.

"Aku ada di sana. Penembak melepaskan tembakan  sekitar pukul 02.00 pagi. Orang-orang di lantai dansa dan bar tiarap. Sebagian dari kami yang berada di dekat bar berhasil keluar dan melarikan diri. Saya sampai ke rumah dengan selamat dan berharap semua orang dapat kembali ke rumah mereka dengan selamat."

Saat ini polisi, petugas pemadam kebakaran, dan tim medis telah berada di lokasi kejadian. Sebuah unit penjinak bom juga telah bersiaga.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban tewas dalam penembakan yang terjadi di klub malam Pulse. Klub ini sendiri dikenal sebagai tempat berkumpulnya kaum LGBT.