Ini Desain Arsitektur Purba yang Terukir di Batu

Oleh Indy Keningar pada 06 Des 2015, 12:02 WIB
Diperbarui 06 Des 2015, 12:02 WIB
Desain Arsitektur Pertama ditemukan dalam Ukiran Batu
Perbesar
Ditemukan sebuah batu dari pinggir sungai Spanyol dengan gambar yang menyerupai tenda.

Liputan6.com, Barcelona - Pada pinggir sungai Spanyol 14 ribu tahun lalu, seseorang membuat gambar pola yang berbentuk lingkaran hampir sempurna. Tak diketahui apakah si seniman menyadari signifikansi karyanya. Namun, diduga arkeologis, gambar ini bisa jadi merupakan karya arsitektur manusia yang pertama.

Dilaporkan dari Independent, Minggu (6/12/2015), periset telah mengumpulkan berbagai bukti mendukung bahwa sebongkah batu yang ditemukan di situs pra-historis dekat Barcelona ini membawa penggambaran kemah yang dibangun oleh pemburu dan pengumpul makanan yang menjelajahi Semenanjung Iberia untuk mencari makanan, dari bentuknya yang amat mirip dengan tenda penduduk setempat dekat situs.

Jika benar itu gambar tenda, kemungkinan besar itu merupakan karya para kaum pembantah Paleolitik yang menyimpang dari ortodoks aristik masa itu, seperti halnya ikon seni klasik Spanyol lainnya, Pablo Picasso.

Pengarang riset penemuan mengatakan, bahwa si pembuat sepertinya telah melanggar aturan karya pra-historis. Bukannya menggambar figur hewan atau manusia, seperti gaya yang umum masa itu, ia justru menggambar perencanaan pembangunan lansekap.

Gambar di batu yang menyerupai tenda. (foto: Independent)

Marcos Garcia Diez dan Manuel Vaquero, arkeolog di balik penemuan, mengungkapkan bahwa mereka percaya seniman masa lampau itu entah menggambar area perkemahan atau gubuk hewan, dengan setiap bangunan direpresentasikan dengan garis-garis, dan menjadi bukti penggambaran tempat tinggal manusia di awal kehidupan.

Dr Garcia Diez dari University of the Basque Country mengatakan: "Ini menunjukkan untuk pertama kalinya kemampuan pemburu pra-historis sebagai perwakilan masyarakat. Ini adalah representasi paling awal oleh tenda-tenda yang membangun desa Paleolitik."

Batu selebar 14 cm itu ditemukan pertama kali tahun 2013, dan dianggap tak signifikan oleh ilmuwan, sampai kemudian dibersihkan lapisan tanahnya sehingga terlihat bentuknya, yang diperkirakan diukiri dengan menggunakan batu lainnya atau alat runcing.

Periset percaya, karena tenda-tendanya diatur tiga lantai, si 'Picasso Paleolitik' mencoba menggambarkan kedalaman visual gambarnya. Lainnya menunjukkan bahwa karya itu, yang terdata dari 13.800 tahun lalu, faktanya merupakan gambar hewan. Namun, jika benar itu gambar tenda lingkaran, artinya karya itu merupakan gambar lokasi kediaman tertua 6 ribu tahun.

Menuliskan di jurnal PLOS One, Dr Diez dan Dr Vaquero menyatakan gambar itu bisa dianggap 'fotografis' dan merepresentasikan karya berbeda dari karya seni pada eranya.

Mereka mengatakan: "Karya ini secara umum menggambarkan lansekap buatan manusia, menunjukkan bahwa dunia manusia merupakan perhatian utama di seniman. Mengingat arti sosial lokasi perkemahan organisasi pemburu, gambar ini bisa dianggap satu dari representasi artistik ruang domestik dan sosial.

Ilmuwan mengatakan hipotesis mereka didukung oleh bukti arkeologis dan etnografis, yang menunjukkan grup manusia awal membangun tenda berbentuk kubah sederhana ketika harus berpindah-pindah mencari lokasi perburuan.