12 Orang Terkait 'Teror Berdarah' Prancis Ditangkap

Oleh Tanti Yulianingsih pada 16 Jan 2015, 16:43 WIB
Diperbarui 16 Jan 2015, 16:43 WIB
Video Teror Berdarah di Kantor Majalah Satire Prancis
Perbesar
Sebanyak 12 orang tewas, termasuk 2 polisi dalam insiden teror di kantor majalah Prancis, Charlie Hebdo di Paris

Liputan6.com, Prancis - PolisiĀ Paris dilaporkan menangkap sejumlah orang yang diduga terkait serangan berdarah di Paris -- kantor majalah Charlie Hebdo dan Supermarket Hypercacher.

"Dua belas orang ditangkap di wilayah Paris terkait sejumlah serangan di ibukota Prancis yang menewaskan 17 orang," demikian menurut sejumlah laporan media lokal seperti dikutip BBC, Jumat (16/1/2015).

Sebuah sumber hukum mengungkap, mereka ditanyai tentang kemungkinan dukungan logistik, seperti senjata yang kemungkinan mereka berikan kepada kelompok bersenjata.

Media iTele memberitakan, setelah teror berdarah tersebut polisi melakukan penggerebekan di lima daerah di Paris.

"Polisi melakukan sejumlah operasi di Montrouge, Grigny, Chatenay-Malabry, Epinay-sur-Seine dan Fleury-Merogis semalam," lapor iTele.

Sementara itu, polisi Jerman mengatakan mereka menangkap dua orang setelah dilakukannya operasi terhadap situs Islamis pada hari Jumat pagi waktu setempat.

Spanyol juga melakukan operasi setelah terungkap salah satu penyerang Paris, Amedy Coulibaly, mengunjungi Madrid beberapa hari sebelum penyerangan.

Di bagian timur Paris, pasukan anti-terorisme menyerbu supermarket dimana para sandera ditahan oleh seorang pria bersenjata yang dilaporkan memiiki kaitan dengan dua bersaudara tersebut. (Tnt/Ein)

Baca juga: Akhir Kasus 2 Penyanderaan 'Berdarah' di Prancis