'Nabi Muhammad' Kembali Jadi Cover Charlie Hebdo

Oleh Andreas Gerry Tuwo pada 13 Jan 2015, 10:52 WIB
Diperbarui 13 Jan 2015, 10:52 WIB
Penembakan di media Prancis Charlie Hebdo.
Perbesar
Penembakan di media Prancis Charlie Hebdo. (Reuters)

Liputan6.com, Paris - Majalah satire dari PrancisĀ Charlie Hebdo kembali menempatkan gambar karikatur 'Nabi Muhammad' pada cover edisi terbarunya -- pascaserangan teror yang menewaskan 12 orang di kantor media tersebut di Paris.

Keterangan soal itu dikabarkan surat kabar terkemuka Prancis, Liberation. Mereka mendapatkan informasi tersebut dari hasil wawancara dengan seorang staf Charlie Hebdo. Cover kontroversial itu dipilih untuk sebuah edisi spesial yang akan dicetak sebanyak 1 juta kopian.

Menurut Liberation, sampul Charlie Hebdo yang direncanakan terbit pada Rabu 14 Januari 2015 akan memperlihatkan seorang pria yang mengenakan turban dengan tetesan air mata di pipinya sembari memegang tulisan 'Je suis Charlie' (Saya adalah Charlie). Di atas gambar itu terpampang tulisan dalam bahasa Prancis 'Tout est Pardonne' yang berarti, semua sudah dimaafkan.

Tulisan ini, lanjut surat kabar Liberation, dapat diartikan Nabi Muhammad telah memaafkan semua kartunis yang pernah menghina dirinya. Demikian dilansir dari ABC, Selasa (13/1/2015).

Seperti diberitakan sebelumnya, Pada Rabu 7 Januari lalu, kakak-beradik bernama Cherif dan Said Kouachi menyerang kantor majalah Charlie Hebdo, Paris hingga mengakibatkan 12 orang tewas, termasuk Pemimpin Redaksi, Stephane Charbonnier dan 2 polisi.

Pelaku kemudian kabur ke utara Paris dan merampok sebuah SPBU. Tak lama berselang, seorang polisi wanita tewas ditembak. Keesokan harinya pada Jumat 9 Januari, terjadi penyanderaan oleh seorang pria hingga berujung 4 sandera dan pelaku tewas. (Ein)