Jutaan Warga AS Mengidap Migrain

Oleh Liputan6 pada 13 Jun 2005, 09:12 WIB
Diperbarui 26 Jan 2017, 08:53 WIB
130605aLnMigren.jpg
Liputan6.com, Washington DC: Yayasan Penyakit Kepala Amerika Serikat baru-baru ini menyatakan, sekitar 28 juta warga AS menderita nyeri kepala sebelah atau migrain. Salah satunya ialah Warie Brock yang dilaporkan migrain sejak remaja. Hingga kini, Brock masih harus berjuang melawan nyeri di kepala yang biasa terjadi beberapa kali dalam sebulan.

Menurut para pakar kesehatan, migrain terjadi karena pembuluh darah di otak mengembang sehingga menekan syaraf. Gejala yang ditimbulkan dapat berupa rasa nyeri seperti tertusuk benda tajam. Dalam beberapa kasus, migrain dapat mengakibatkan gangguan penglihatan.

Sebagian dokter menganjurkan pasien untuk mencegah migrain dengan menghindari makan coklat, anggur merah, dan beberapa jenis keju. Diet makanan pemicu migrain ini akan lebih efektif jika dipadukan dengan olahraga teratur.

Ketika migrain telanjur menyerang, para dokter menyarankan cara terbaik mengatasi penyakit ini adalah dengan memperkecil pembuluh darah. Obat yang digunakan biasanya serupa dengan obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, depresi, atau epilepsi [baca: Obat Epilepsi Bisa Mengatasi Sakit Kepala Kronis]. Namun upaya pencegahan tetap lebih efektif karena penelitian menunjukkan, hanya dua per tiga pasien pengguna obat yang dapat sembuh.(YAN/Idr)