Aksi Nyata Rayakan Hari Tanpa Kantong Sedunia Bersama Siswa SMA di Indonesia

Oleh Meita Fajriana pada 08 Jul 2019, 12:11 WIB
Diperbarui 08 Jul 2019, 13:15 WIB
Kantong plastik

Jakarta Merayakan Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia berbagai kegiatan dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pemerintah hingga individu-individu yang sadar akan kelestarian lingkungan. Langkah kecilnya dan nyata bisa dimulai dari diri sendiri yaitu dengan membawa tumbler dan peralatan makan sendiri dari rumah, bisa mengurangi sampah plastik.

Langkah menjaga lingkungan juga dilakukan secara nyata oleh brand kecantikan, The Body Shop. Secara berkelanjutan, The Body Shop telah melakukan pogram-program yang ramah lingkungan. Kali ini, untuk merayakan Hari Tanpa Plastik Sedunia, The Body Shop menggandeng Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP).

The Body Shop memberikan donasi yang dikumpulkan melalui penggalangan dana dari pelanggan The Body Shop melalui kasir di seluruh toko di Indonesia dalam periode 7 Februari - 17 April. Donasi sejumlah Rp477.632.706 diberikan untuk mendukung Envirochallenge.

"Kami sangat berterima kasih pada pelanggan The Body Shop yang selama ini menunjukkan kepercayaan dengan mendukung setiap program yang kami jalankan. Begitu juga pada program donasi untuk Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik untuk mengatasi permasalahan sampah plastik," kata Mira F. Soetjipto Human Capital Director The Body Shop Indonesia kepada Fimela, Kamis (4/7).

Envirochallenge adalah program pendidikan yang mendorong sekolah tingkat SMA dan sederajat untuk menemukan masalah lingkungan, terutama polusi plastik di sekolah mereka dan menciptakan program sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Program ini telah berlangsung setiap tahunnya mulai dari tahun 2016. Untuk tahun ini, GIDKP bermitra dengan The Body Shop.

 

2 of 3

Kerja sama The Body Shop dan GIDKP

"Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik dan The Body Shop Indonesia sudah bekerja sama sejak awal kami berdiri berdiri, yaitu di tahun 2013. Kami sudah sering melakukan kegiatan bersama dan saat ini kami bersama-sama sedang bekerja sama dalam program Envirochallenge," kata Tiza Mafira Direktur Eksekutif GIDKP.

 

3 of 3

Target Envirochallenge tahun 2019

Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2016, Envirochallenge telah diikuti oleh 40 sekolah dengan keterlibatan lebih dari 900 siswa dan 16 program yang diberi dana bantuan di kawasan Jabodetabek, Bandung Raya, dan Bali. Di tahun ini, GIDKP mempunyai target 35 sekolah dengan keterlibatan 800 siswa, dan 10 program yang diberi dana bantuan dalam Envirochalenge ini.

 

Lanjutkan Membaca ↓