Proteksi Menyeluruh di Area Mata dengan Lensa Bening UV Protection

Oleh Vinsensia Dianawanti pada 22 Sep 2018, 15:00 WIB
Diperbarui 24 Sep 2018, 14:13 WIB
Proteksi Menyeluruh di Area Mata dengan Lensa Bening UV Protection

Liputan6.com, Jakarta Bukan hal baru lagi jika paparan sinar UV sangat berbahaya bagi tubuh kita. Bukan hanya pada kulit saja, rupanya sinar UV juga sangat berbahaya bagi area mata. Untuk itu, diperlukan perlindungan menyeluruh agar bahaya sinar UV tidak merusak organ mata. Pasalnya, paparan sinar UV pada mata bisa berakibat katarak bahkan buta secara permanen.

Teknologi pun akhirnya berkembang dengan menciptakan lensa UV pada kacamata. Biasanya, kacamata dengan lensa UV memiliki warna yang lebih gelap pada area lensanya. Namun menurut Alexander F. Kurniawan, Chairman PT. Optik Tunggal Sempurna lensa UV yang sudah beredar tidak mampu melindungi mata secara menyeluruh. Bahkan dalam penggunaan kacamata hitam sekalipun.

2 of 3

Teknologi terbaru dalam lensa bening

Proteksi Menyeluruh di Area Mata dengan Lensa Bening UV Protection
Tak hanya lensa hitam yang bisa lindungi mata, tapi revolusi terbaru hadir lewat kacamata dengan lensa bening bisa memproteksi mata dengan optimal.

"Zeizz punya lensa yang mampu melindungi kelopak mata dan juga sekeliling mata. Kalau sekitar mata tidak dilindungi akan terlihat cepat tua. Dengan lensa ini akan langsung melakukan proteksi secara menyeluruh," ujar Alexander F. Kurniawan.

Zeiss bersama Optik Tunggal pun akhirnya melakukan sebuah inovasi dengan menghadirkan ZEISS UVProtect Clear Lenses. Lensa ini dinilai mampu memberikan perlindungan seutuhnya dari sinar UV yang memiliki panjang gelombang 400 nm atau yang biasa kita kenal dengan UV400. Seluruh lensa kacamata ZEISS baik yang bening maupun berwarna akan mengalami penyamaan standar dalam kemampuan perlindungan sinar UV. Sehingga pengguna kacamata dengan ZEISS UVProtect Clear Lenses akan terlindungi dari sinar UV sama kuatnya dengan perlindungan oleh sunglasses atau kacamata hitam UV400. Dikatakan perlindungan menyeluruh karena lensa ini mampu menangkal sinar UV dari arah depan, belakang, bahkan samping. Perlu diingat, bahwa paparan sinar UV tidak hanya terjadi ketika sinar matahari yang terik muncul. Ketika mendung sekalipun memiliki potensi yang cukup besar untuk terkena sinar UV.

Standar industri optik terkini masih mendefinisikan panjang gelombang hingga 380 nm sebagai batas tertinggi yang ada pada lensa kacamata. Ini berarti hingga sekarang kebanyakan lensa masih belum melindungi mata sepenuhnya dari radiasi sinar UV, dimana panjang gelombang 400 nm masih dapat menjangkau mata dan berisiko bagi kesehatan mata. Efek radiasi sinar UV dapat merusak lensa mata dan mempercepat penuaan pada kulit sekitar mata atau bahkan dapat memicu kanker kulit pada kelopak mata. Inilah kenapa Full UV Protection sangatlah penting

3 of 3

Keunikan lensa bening

Proteksi Menyeluruh di Area Mata dengan Lensa Bening UV Protection
Tak hanya lensa hitam yang bisa lindungi mata, tapi revolusi terbaru hadir lewat kacamata dengan lensa bening bisa memproteksi mata dengan optimal.

dr. Astrianda N. Suryono, SpM(K) dari RSCM pun menilai salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan proses katarak terjadi lebih cepat adalah akibat radiasi sinar UV, terlebih menilik fakta bahwa posisi Negara Indonesia terletak tepat di garis khatulistiwa yang menjadikan curah sinar matahari memang sangat tinggi. Mata yang tidak terlindungi dapat langsung terpapar sinar matahari, sehingga membutuhkan solusi yang membantu mengeliminasi penyebab utama katarak yang sebetulnya dapat dicegah dan diobati. Menggunakan kacamata dengan perlindungan sinar UV dapat menjadi cara yang paling efektif untuk melindungi mata dari paparan radiasi sinar UV ketika berada di tempat terbuka dalam waktu lama.

Uniknya, lensa ini tidak memiliki tampilan seperti lensa perlindungan UV pada umumnya. Secara kasat mata, Anda hanya akan melihat lensa bening seperti kacamata biasa. Namun jika ditilik menggunakan sinar UV, lensa tersebut akan berubah menjadi hitam. Hal ini menandakan bahwa area di balik lensa tersebut menolak adanya paparan sinar matahari.

Lanjutkan Membaca ↓