Intip Jaket Handpainting Asian Games Jokowi yang Curi Perhatian

Oleh Unoviana Kartika Setia pada 04 Mei 2018, 19:30 WIB
Diperbarui 04 Mei 2018, 19:30 WIB
Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games saat menerima 272 perwakilan siswa-siswi OSIS SMA berprestasi se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor.
Perbesar
Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games saat menerima 272 perwakilan siswa-siswi OSIS SMA berprestasi se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor.

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat ketika Presiden Jokowi datang ke Jakarta Sneakers Day beberapa waktu? Ia memesan sebuah jaket karya anak bangsa dengan brand Never Too Lavish. Kunjungan Jokowi ke salah satu stand itu cukup menghebohkan karena ia langsung memesan saat itu juga.

Belum lama ini, Jokowi menerima perwakilan para ketua OSIS SMA se-Indonesia Di Istana Kepresidenan Bogor. Busana yang ia pakai pun lagi-lagi membuat perbincangan di masyarakat. 

Busana yang dikenakannya kali ini berupa jaket berwarna hitam, dengan bagian belakang  terlihat ilustrasi berbagai cabang olahraga, terdapat tulisan “Asian Games” warna putih, sementara dibaliknya terpampang sketsa logo Asian Games XVIII yang mengisi penuh bagian depan jaket, dan yang terakhir pada bagian lengan terlihat tulisan Indonesia yang cukup bold. Jaket tersebut pun buatan Never Too Lavish.

Brand lokal Never Too Lavish sendiri didirikan oleh desainer muda Indonesia, Muhammad Haudy. Menurut Haudy, kali ini Presiden Jokowi memintanya untuk mendisain jaket khusus guna mempromosikan perhelatan Asian Games ke-18 yang akan dimulai pada bulan Agustus nanti. Konsep tema olahraga ini terlihat di bagian belakang jaket yang berupa lukisan hand painting atlet-atlet cabang olahraga yang ada di Asian Games 2018. Presiden Jokowi pertama kali mengenakan rancangan Haudy pada acara touring ke Sukabumi pada awal bulan April 2018 lalu.

Haudy sendiri memang terkenal dengan ciri khas desainnya yang menggunakan teknik pure hand painting. Haudy menjelaskan bahwa inspirasinya berasal dari berbagai disainer kenamaan lokal dan dunia, seperti Virgil Abloh, tapi ia mengakui bahwa desainnya memiliki ciri khas tersendiri.

 

 

 

 

2 dari 3 halaman

Intip Jaket Handpainting Asian Games Jokowi yang Curi Perhatian

Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games saat menerima 272 perwakilan siswa-siswi OSIS SMA berprestasi se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor. (Merdeka.com/Titin Supriatin)
Perbesar
Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games saat menerima 272 perwakilan siswa-siswi OSIS SMA berprestasi se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor. (Merdeka.com/Titin Supriatin)

Target pasar bagi Never Too Lavish juga dilihat Haudy tidak hanya merangkap anak muda, tetapi juga kalangan yang sudah berumur hingga public icon seperti Presiden Jokowi. Terkait desainnya kali ini yang memang mengusung Asian Games 2018 ia juga tak lupa menaruh bagian logo Asian Games 2018 pada bagian depan jaket.

"Dengan adanya Asian Games ini, baik dari sisi logistik ataupun pengadaan acara, saya pikir pasti pasti ada juga UMKM lokal yang terlibat, secara langsung maupun tidak langsung, seperti kami sendiri bisa punya kesempatan untuk mendisain jaket Asian Games 2018," ujar Haudy.

Bagi Haudy, secara umum roda penggerak ekonomi harus terus menerus di-support oleh pemerintah, dan masyarakat Indonesia khususnya terhadap karya–karya orang Indonesia.

 

 

3 dari 3 halaman

Intip Jaket Handpainting Asian Games Jokowi yang Curi Perhatian

Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games (credit: instagram.com/sekretariat.kabinet)
Perbesar
Presiden Jokowi mengenakan jaket Asian Games (credit: instagram.com/sekretariat.kabinet)

Haudy sendiri belum melakukan mass production bagi karya–karyanya, sehingga setiap customer termasuk Pak Jokowi, memiliki disain khusus yang lebih personalized. Ia juga menambahkan bahwa tentunya untuk acara Asian Games 2018 ini membutuhkan promosi dan branding yang kuat, sehingga ia turut senang untuk mendisain jaket Asian Games 2018. Haudy sendiri merasa terbuka dan bangga jika dapat terlibat dalam mempromosikan Asian Games.

Melalui jaket karya anak bangsa, Kepala Negara mengajak jajarannya serta seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mempromosikan perhelatan besar di mana Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah untuk yang kedua kalinya.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓