Kebaya Holic dan Batik Lurik Hiasi Ruangan di Bandara Ahmad Yani

Oleh Gilar Ramdhani pada 22 Jan 2018, 15:34 WIB
Diperbarui 22 Jan 2018, 15:34 WIB
Kebaya Holic dan Batik Lurik Hiasi Ruangan di Bandara Ahmad Yani
Perbesar
Manajemen PT Angkasa Pura I mengadakan kegiatan peragaan busana dengan memamerkan beberapa pakaian daerah di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Liputan6.com, Semarang Kebaya dan batik merupakan pakaian yang tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Pakaian tersebut sering kita lihat pada saat acara formal seperti undangan pernikahan. Namun, saat ini kebaya dan batik juga dapat kita lihat di ruang tunggu Bandara Ahmad Yani Semarang, bukan hanya pada acara resmi di gedung ataupun toko penjual batik dan kebaya.

Dalam rangka meningkatkan Customer Experience di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) berinisiatif untuk mengadakan kegiatan peragaan busana dengan memamerkan beberapa pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada tanggal 21, 23 dan 24 Januari 2017 pada pukul 14.00 WIB.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Maryanto menuturkan bahwa Bandara Ahmad Yani turut mendukung produk-produk BUMD dan UMKM di sekitar Jawa Tengah.

“Dengan adanya acara ini, Bandara Ahmad Yani turut mendukung produk-produk BUMD dan UMKM di sekitar Jawa Tengah, serta berperan aktif dalam menciptakan wadah yang dapat menyalurkan kreativitas komunitas, khususnya komunitas kebaya di Kota Semarang” ujar Maryanto.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan kesan dan pengalaman baru bagi para pengguna jasa bandara, khususnya penumpang yang sedang menunggu pesawatnya datang di bandara Ahmad Yani. Kegiatan ini pun mendapatkan tanggapan positif dari para penumpang, salah satunya adalah Ibu Tina yang merupakan penumpang pesawat Citilink tujuan Semarang – Jakarta.

Bandara Ahmad Yani turut mendukung produk-produk BUMD dan UMKM di sekitar Jawa Tengah, 

“Saya baru pertama kali melihat kegiatan peragaan busana di bandara, biasanya saya melihat peragaan busana itu di Mall. Saya rasa kegiatan ini sangat unik dan menarik, karena dapat memberikan hiburan bagi para penumpang yang sedang menunggu di ruang tunggu agar tidak merasa jenuh. Saya harap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin, karena dapat mendongkrak produk lokal agar dapat dikenal oleh masyarakat luas” ucap Tina.

Pameran produk yang diciptakan oleh mitra binaan CSR Angkasa Pura I rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali. Sales Department Head, Zulkifli mengatakan “Segala bentuk produk yang diciptakan oleh UMKM dari mitra binaan Angkasa Pura I baik dalam bentuk barang ataupun makanan, harus segera dipamerkan. Selain untuk mendongkrak produk lokal, kegiatan ini merupakan fasilitas yang diberikan oleh manajemen dalam mendukung kegiatan usaha mitra binaan,” tambah Zulkifli.

 

(*)

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya