Merayakan Kembali Kecantikan Pink di Busana Hian Tjen

Oleh Bio In God Bless pada 05 Des 2015, 11:00 WIB
Diperbarui 05 Des 2015, 11:00 WIB
Hian Tjen - IPMI Trend Show 2016 3
Perbesar
Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Hari pertama IPMI Trend Show 2016 yang berlangsung di The Hall Senayan City tak hanya menjadi saat dimana Hian Tjen menampilkan koleksi terbarunya. Yang membuat momen itu berbeda ialah perihal peresmian dirinya sebagai anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI). Penyematan pin oleh Sjamsidar Isa selaku Ketua IPMI menjadi proses simbolis hal tersebut.

Kehadiran Hian Tjen di IPMI menambah deretan desainer berbakat yang ada di dalamnya. Bakat dan kemampuan desainer lulusan ESMOD Jakarta ini ternyatakan kembali di peragaan busana yang berlangsung pada Selasa (01/12/2015). Kebun lavender nan cantik menjadi latarnya.

Yang pertama perlu disebut mengenai koleksi Hian kali ini adalah soal pilihan warna. Hanya menggunakan satu palet dominan, Hian nyatanya mampu terhindar dari risiko kesan monoton atau membosankan. Desain dan detil adalah penyelamatnya.

Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com

Baca Juga

Melalui kedua hal itu, kecantikan pink yang begitu feminin tersaji dengan cukup intens namun sedemikian rupa hingga estetika busana-busana itu bisa “dilumat” secara optimal tanpa menyentuh titik jenuh, bahkan justru menjadi menarik. Fur coat selutut dengan aksen feathers yang mencuat dapat disebut sebagai salah satu contoh terbaik dari maksud itu.

Outerwear model ponco berhias elemen fringe merupakan satu karya Enchantress yang paling berbeda, sebuah eksotisme pink dalam aura native nan mythical. Aplikasi bead maupun embroidery pada karya-karya Hian ini memberi dinamika yang turut mengkonstruksi sekaligus mengaksentuasi kecantikan feminin yang membentuk sosok putri dengan segala keanggunan dan sisi playful serta innocent darinya.

Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com

Lebih spesifik, ia bak Barbie yang telah bermetamorfosis menjadi figur dengan apresiasi artistik lebih matang tanpa hilang sisi girly-nya. Hal itu bukan cuma hadir di kreasi-kreasi berupa gaun, tapi juga pada desain-desain lain, seperti peplum jacket hias bead yang dipasangkan dengan maxi skirt, atau cropped tank top aplikasi 3 dimensi dengan padanan kulot.

Jiwa karya-karya Hian kali ini dapat ditemui di koleksi sebelumnya yang bertajuk `Chateau Fleur`. Dan tentangnya patut mendapat applause bahwa ia piawai dalam mengolah jiwa tersebut menjadi keindahan menyegarkan lainnya.

Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya