Chicken, Kucing Pendamping Anak Autisme dapat Penghargaan di Inggris

Oleh Fitri Syarifah pada 07 Agu 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 07 Agu 2022, 09:00 WIB
Kucing menemani anak autisme. Photo by Michael Sum on Unsplash
Perbesar
Kucing yang setia menemani anak autisme mendapat penghargaan. Photo by Michael Sum on Unsplash

Liputan6.com, Jakarta Seekor kucing bernama Chicken, yang merupakan pendamping anak laki-laki dengan autisme berusia 11 tahun meraih penghargaan nasional di Inggris.

Si kucing telah menjadi pendukung sekaligus pembawa kenyamanan bagi Elliot Abery dari Thatcham di Berkshire.

Dilansir dari BBC, Chicken menempati posisi teratas dalam kategori "Furr-ever Friends" setelah dipilih oleh panel juri, termasuk England Lioness Ellen White.

Penghargaan tersebut merayakan "kisah persahabatan" antara kucing dan anak-anak.

Penghargaan Kucing Nasional tahunan, yang diadakan pada hari Kamis, diselenggarakan oleh badan amal kesejahteraan Perlindungan Kucing dan menghormati teman-teman kucing yang telah menjadi hewan peliharaan.

Keluarga Elliot mengatakan kucing itu membawa ketenangan dan membantunya mengatasi saat-saat stres.

Ibu Jenny Abery, mengatakan, "Saya sangat berharap kisah mereka akan membantu menyoroti betapa luar biasanya kucing bagi penderita autisme.

"Ketika ia mengalami hari yang sulit atau berjuang dengan kecemasan, membicarakan Chicken memiliki efek menenangkan padanya. Ia juga sangat menyayanginya dan tidak pernah jauh dari Elliot.

"[Mereka] saling melengkapi bersama dan berbagi ikatan khusus yang belum pernah saya lihat sebelum-sebelumnya."

Dua pesaing lainnya dalam kategori, yang dipilih dari ratusan nominasi lainnya, adalah Max dari Harrogate, Yorkshire, dan Teddy dari Braunston, yang dekat Davetry, Northamptonshire.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Jenis kucing

Saat ini sekitar 72 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan yang mayoritasnya adalah kucing bulu panjang dan kucing rumahan mencapai sebesar 47 persen, dan jumlah itu terus meningkat selama pandemi COVID-19 karena orang-orang terdorong untuk memeliharanya sebagai teman mereka di rumah.

Kini, semakin banyak pemilik kucing menyadari bahwa berinteraksi dengan kucing di masa-masa yang tidak menentu ini memberikan kenyamanan dan efek psikologis positif lainnya, dan lebih banyak keluarga di Indonesia melihat kepemilikan kucing sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka.

Ini dia beberapa ras kucing terpopuler di Indonesia beserta karakteristik, kebutuhan, dan tips merawatnya, seperti dijelaskan drh. Tito Suprayoga, M.Sc, dikutip Antara.

 

 


Kucing bulu panjang

Persia: Kucing yang identik dengan hidung pesek, pipi tembem dan berbulu panjang ini telah dikaitkan dengan kemewahan sepanjang sejarah. Kucing persia merupakan jenis kucing yang paling populer dipelihara oleh manusia terutama di Amerika, Eropa dan Asia.

Maine Coon: Dijuluki "raksasa berhati lembut", Maine Coon termasuk salah satu ras kucing terbesar dengan berat dewasa hingga 8 kilogram. Maine coon banyak diminati sebagai binatang peliharaan karena memiliki kepribadian yang tenang dan mudah disatukan dengan kucing lain.

Ragdoll: Kucing Ragdoll terbilang unik karena mereka mengendurkan otot-otot mereka saat diangkat sehingga terlihat seperti boneka kain floppy meskipun tubuhnya kuat. Mereka memiliki bulu yang tebal dan halus, dan bulu mereka akan semakin tebal seiring dengan bertambahnya usia.

Kucing-kucing tersebut biasanya membutuhkan asupan nutrisi yang berfokus untuk kesehatan kulit dan bulu lebih banyak dibandingkan dengan ras kucing lainnya. Selainitu juga membutuhkan perawatan yang tepat yakni oleh pet owner dan kucing berbulu lebat harus rajin menyisirnya.

Kucing berbulu panjang lebih rentan terhadap hairball karena mereka memiliki lebih banyak bulu daripada kucing lain, dan cuaca yang lebih hangat juga menyebabkan kerontokan yang lebih banyak pada kucing.

Kucing bulu pendek

Siamese: Kucing Siam dikenal karena penampilannya yang ramping dan merupakan salah satu ras peliharaan tertua di dunia.

 


Kucing rumahan

 

Bengal: Kucing Bengal adalah ras yang sangat aktif dan atletis dengan kecantikan kucing macan tutul Asia. Banyak orang memelihara kucing Bengal sebagai kucing rumahan karena mereka adalah jenis yang langka.

Kucing bengal berenergi tinggi, sehingga membutuhkan banyak aktivitas agar tetap bahagia dan sehat. Jika kucing Bengal dikurung di dalam ruangan, diberikan makan berlebihan, dan kemudian jarang diajak bergerak, maka akan berdampak pada peningkatan berat badan , tidak jarang hingga obesitas..

Agar kucing rumahan seperti Bengal tetap sehat, mereka membutuhkan latihan yang ditingkatkan secara bertahap serta modifikasi cara mereka makan untuk mencegah pemberian makan yang berlebihan.

Beberapa tips untuk melakukannya adalah dengan memberi makan dengan porsi yang ditentukan dalam mangkuk dan mengatur asupan kalori dengan formula bergizi untuk meningkatkan metabolisme dan menyehatkan pencernaan.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya