Musisi dengan Autisme Berharap Single Debutnya Mengubah Stigma

Oleh Fitri Syarifah pada 12 Jul 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 12 Jul 2021, 10:00 WIB
anak autisme
Perbesar
Ilustrasi/copyright by karelinlestrange from pixabay

Liputan6.com, Jakarta Seorang musisi berbakat berharap single debutnya akan membantu mengubah pandangan dunia tentang penyandang autisme.

Dilansir dari Irishexaminer, Kevin Walsh, 28 tahun, yang merupakan seorang composer dan penulis lagu tengah mempersiapkan perilisan 'Embrace the World'. Ia juga telah membangun kampanye di sekitarnya untuk mengumpulkan dana untuk amal autisme AsIAm, untuk meningkatkan pemahaman tentang autisme dan untuk mempromosikan bakat orang dengan autisme, terutama di bidang seni.

Walsh merupakan pianis dan penulis lirik berbakat, yang didiagnosis autisme pada usia lima tahun. Ia menyukai lagu-lagu pertunjukan besar seperti halnya Queen and Meatloaf. Walsh juga terpikat dengan pemenang penghargaan Emma Langford dan West End yang sedang naik daun, Molly Lynch, seorang teman kuliah lama, yang turut membantunya dalam misinya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Autisme bukan hal memalukan

“Ini telah menjadi proyek impian saya selama beberapa tahun,” kata Walsh. Ia mengaku selalu berusaha menutupi fakta bahwa ia autisme. Namun ia menyadari bahwa menjadi autisme bukanlah sesuatu yang memalukan dan pada kenyataannya, komunitas autisme dapat berkontribusi banyak kepada masyarakat jika memiliki dukungan yang tepat dan bergaul dengan orang yang tepat.

“Musik adalah cara saya mengekspresikan diri kepada dunia di sekitar saya. Dengan berbagi kisah saya dan musik saya, saya berharap dapat mengubah sikap orang-orang terhadap orang-orang dengan autisme,” lanjutnya.

Wals tinggal di Ballincollig, Cork, bersama ibunya, Cathy, yang menjadi pendukung bakat musiknya sejak usia dini. Cathy memperjuangkan agar Walsh bisa memasuki sekolah musik seperti MTU Cork School of Music.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kejeniusan Walsh

Kejeniusan Walsh bukan main. Ia unggul di perguruan tinggi, dengan peringkat puncak kelasnya selama tiga tahun berturut-turut. Sehingga ia lulus dengan kehormatan kelas satu gelar BMus dan MA.

Meski demikian, Walsh mengatakan kuliah lebih tentang membuat hubungan dengan orang-orang yang berbagi kecintaannya pada musik dan ia sekarang berada pada tahap dalam hidupnya yang mengharapkan bisa mengejar karir musik.

Terinspirasi oleh proyek Band Aid 1984 Bob Geldof, ia telah mengumpulkan tim super, termasuk produser dan musisinya sendiri, untuk merilis single debutnya untuk AsIAm. Mereka semua terikat dengan MTU Cork School of Music.

AsIAm akan mendapatkan setengah dari pendapatan dan royalti, dengan setengah lainnya untuk biaya rekaman, produksi dan distribusi.

Adapun Cathy mengatakan putranya telah mencurahkan hati dan jiwanya ke dalam proyek ini. "Proyek ini menetapkan tujuan baru ke dalam hidupnya. Saya harap ini membantu membuat orang sadar bahwa ada banyak orang dewasa autisme dengan banyak kemampuan," katanya, dikutip dari Irishexaminer.

Manajer proyek dan sutradara film Yvonne Coughlan dari RSVP Ireland bekerja sama dengan Maurice Supple pada video musik untuk 'Embrace the World'. "Saya berharap dunia menjangkau untuk merangkul Kevin," katanya, dikutip dari Irishexaminer. Coughlan terakhir menyatakan dana yang sudah terkumpul mencapai € 8.000.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas
Perbesar
Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas. (Liputan6.com/Triyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya