Perbaiki Layanan, Menko Airlangga Janji Kartu Prakerja Kedua Bakal Ramah Disabilitas

Oleh Liputan6.com pada 20 Jun 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 20 Jun 2021, 11:00 WIB
FOTO: Kemristek Beri GeNose C19 kepada Kemenko Perekonomian untuk Deteksi COVID-19
Perbesar
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan saat menerima GeNose C19 dari Menristek Bambang Brodjonegoro di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3/2021). GeNose C19 diharapkan dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan secara lebih masif. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Dari 65 juta pendaftar Kartu Prakerja, sebanyak 8,3 juta di antaranya diterima. Namun untuk peserta disabilitas sangat rendah, atau hanya 3 persen. Pernyataan tersebut dikemukakan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Solo, Jumat (18/6).

"Saya akan memperbaiki layanan Kartu Prakerja pada tahapan selanjutnya agar lebih ramah bagi disabilitas," ujar Airlangga saat berdialog dengan para alumni penerima Kartu Pra Kerja di Hotel Alila, Solo.

 

ramah bagi disabilitas

Menurutnya, program Kartu Prakerja gelombang kedua yang akan digulirkan semester dua tahun ini akan lebih ramah bagi disabilitas. Dalam dialog tersebut, Airlangga juga mendengarkan penuturan dari salah satu peserta difabel.

"Seperti yang tadi kita lihat begitu luar biasanya peserta disabilitas untuk bisa menyesuaikan instruksi lisan dan menerjemahkannya dengan bahasa tulis," jelasnya.

Persoalan tersebut, dikatakan Airlangga menjadi catatan bagi kementerian terkait agar program Kartu Prakerja lebih friendly bagi penyandang disabilitas. Politisi Partai Golkar itu pun berharap jumlah penerima Kartu Prakerja bisa lebih meningkat.

"Sekarang ini dari 8,3 juta penerima program Kartu Prakerja. Dari penyandang disabilitas tercatat hanya sebesar 3 persen," jelasnya.

 

Penyandang disabilitas lebih banyak yang bisa mengakses program ini

Dengan perbaikan pelayanan ini, ia berharap penyandang disabilitas lebih banyak yang bisa mengakses program ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19 mereka butuh pendampingan

"Dari survei yang kami lakukan, 91 persen penerima Kartu Prakerja berhasil mendapatkan kesempatan bekerja atau menciptakan lapangan kerja sendiri," ucapnya.

Dalam kesempatan sama, Deputi IV Kemenko Perekonomian Rudy Salahudin, menambahkan dari data yang ada Kartu Prakerja sudah bergulir sejak April tahun lalu dan sudah memasuki batch ke-17 dengan jumlah penerima sebanyak 8,3 juta. Sementara itu yang terseleksi dari 65 juta orang pendaftar.

"Dari jumlah tersebut, penerima Kartu Prakerja di Jawa Tengah tercatat sebanyak 657.000 orang. Jumlah ini nomor 4 besar di Indonesia," pungkas dia

 

(Arie Sunaryo/Merdeka.com)

INFOGRAFIS: Daftar Bansos 2021, Dari Kartu Sembako Hingga Prakerja

INFOGRAFIS: Daftar Bansos 2021, Dari Kartu Sembako Hingga Prakerja (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: Daftar Bansos 2021, Dari Kartu Sembako Hingga Prakerja (Liputan6.com / Abdillah)

Simak Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓