Pertama Kali Sejak Pandemi, Orkestra Tunanetra di Inggris Tampil Lagi Secara Langsung

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 16 Jun 2021, 12:00 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 12:00 WIB
Ilustrasi lagu, musik
Perbesar
Ilustrasi lagu, musik. (Photo by Stefany Andrade on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Orkestra profesional yang berisi penyandang tunanetra di Inggris akhirnya kembali tampil secara langsung untuk pertama kalinya semenjak pandemi COVID-19.

Orkestra Inner Vision, yang didirikan oleh Baluji Shrivastav, akhirnya kembali melakukan pertunjukan di South Bank London pada Jumat malam pekan lalu, waktu setempat.

"Tahun lalu banyak pertunjukan kami dibatalkan dan meskipun kami melakukan beberapa secara daring, kami tidak dibayar untuk itu," kata Baluji seperti dilansir dari Mirror pada Selasa (15/6/2021).

Pemain alat musik sitar itu mengatakan bahwa bagi mereka yang wiraswasta, virus corona telah berdampak bagi para musisi mereka.

"Sangat bagus untuk kembali tampil secara langsung," kata pria yang pernah tampil bersama beberapa musisi seperti Annie Lennox, Stevie Wonder, Shakira, hingga Coldplay tersebut. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Alami kebutaan sejak 8 bulan

Baluji sendiri sudah kehilangan indra penglihatan sejak berusia delapan bulan, usai kecelakaan di desa asalnya di Usmanpur, Uttar Pradesh, India.

Pria yang saat ini sudah berumur tujuh tahun itu awalnya mengalami infeksi mata. Namun, ramuan "penyembuhan" beracun yang dibuat dari tetangganya malah membakar saraf optiknya.

Di usia enam tahun, ia dikirim ke sekolah asrama bagi penyandang disabilitas netra, di mana Baluji menunjukkan bakatnya di bidang musik.

"Segera setelah saya memegang sitar, saya bisa memainkannya," kata pria yang banyak terlibat dalam penggarapan berbagai album musisi pop tersebut.

Tahun 1981, Baluji lalu pergi ke Prancis untuk mengajar musik. Di sana ia bertemu istrinya Linda Shandon, seorang penyair, untuk kemudian pindah ke London.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tampil Bersama Coldplay

Penampilan Coldplay Berhasil Pukau Penggermar di Prancis
Perbesar
Penampilan vokalis Coldplay, Chris Martin saat tampil di The Stade de France Arena di Saint Denis, Paris, Prancis (15/7). (AFP Photo/Geoffroy Van Der Hasselt)

Baluji perlahan mulai membangun karirnya sebagai musisi multi-instrumental dan akhirnya dapat bekerja bersama musisi papan atas. Dia juga bersama Coldplay dan British Paraorchestra tampil di penutupan Paralimpiade London 2012.

"Ketika lagu selesai, saya melepas headphone dan mendengar tepuk tangan. Ada 80 ribu orang yang bersorak untuk kami dan saya belum pernah mendengar yang seperti itu. Itu sangat indah," kata pria dua anak itu.

Baluji mendirikan Inner Vision Orchestra di tahun 2012. Dia juga menerima gelar Officer of the Order of the British Empire (OBE) pada tahun 2017.

Baluji pun mengungkapkan bahwa dirinya ingin agar semua pemain dalam orkestranya dapat terkenal.

"Anda punya bintang seperti Stevie Wonder dan Ray Charles, keduanya Amerika, buta dan terkenal di mana-mana, tapi siapa orang Inggris, buta, berbakat, dan terkenal seperti itu? Dan kenapa tidak?"

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain

Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓