Hebatnya Penyandang Disabilitas Asal Indonesia Raih Prestasi di Negeri Paman Sam

Oleh Liputan6.com pada 26 Okt 2019, 20:44 WIB
Ilustrasi Penyandang Disabilitas

Liputan6.com, Jakarta - Penyandang disabilitas asal Indonesia sukses meraih prestasi di University Rochester Institute of Technology atau National Technical Institute for the Deaf (RIT/NTID) di kota Rochester, New York, Amerika Serikat.

Cristophorus Budidharma dan Panji Surya Putra Sahetapy adalah disabilitas dengan tuna rungu. Keduanya sejak lama berteman saat duduk di bangku sekolah dasar.

Cristophorus Budidharma biasa dipanggil Cristo, meraih RIT Outstanding Service Award, berkat partisipasi sebagai relawan dan aktif dalam dua organisasi yaitu Tiger Media Organization dan Deaf International Student Association.

"Meraih RIT Outstanding Service Award untuk mahasiswa internasional adalah momen terbaik dalam kehidupan saya, karena seluruh pencapaian saya diakui dan dihargai," ungkap Cristo, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (26/10/2019).

Cristo lulus dengan gelar sarjana jurusan ilmu biomedik, fokus pra-kedokteran di bidang psikologi pada bulan mei 2019.

Sedangkan Panji Surya Putra Sahetapy biasa dipanggil Surya, masuk daftar mahasiswa berprestasi dalam bidang akademik atau Dean's List.

Dikutip dalam situs universitas, "Surya Sahetapy masuk ke dalam Dean's List di Rochester Institute of Technology untuk semester Fall tahun 2018. Sahetapy tengah menekuni program pendidikan liberal. Selamat!"

Agar bisa terdaftar dalam Dean's List, IPK mahasiswa harus mencapai sekiranya 3,4 tidak ada nilai D atau F, mengambil atau mendaftar kredit kelas paling sedikit 12 jam dalam satu semester.

Panji Surya Putra Sahetapy merupakan anak mantan pasangan aktor Ray Sahetapy dan penyanyi sekaligus aktris, Dewi Yull yang sedang menempuh jurusan kajian internasional global.

"Saya berpikir bahwa saya bisa memanfaatkan isu internasional untuk mendukung perkembangan disabilitas dan Tuli Indonesia seperti hukum serta kebijakan khusus disabilitas di Amerika dan dunia," papar Surya.

Lahir dengan keterbatasan sebagai penyandang disabilitas tidak pernah mematahkan semangat Cristo dan Surya dalam mencapai cita-cita. Keduanya mampu menunjukkan prestasinya di bidang pendidikan.

 

 

(Annisa Suryanie)

2 of 2

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓