Analis Sebut Pasar Kripto Kuat Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 06 Okt 2022, 17:18 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 17:18 WIB
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital.
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan pasar aset kripto pada pekan pertama Oktober 2022 masih beragam. Meskipun begitu, pasar kripto secara keseluruhan masih bertahan di tengah gempuran sentimen negatif yang menyerang.

Dilansir dari Coinmarketcap, Kamis (6/10/2022) siang mayoritas kripto jajaran teratas berada di zona merah, dengan Bitcoin alami pelemahan tipis 0,51 persen dalam 24 jam terakhir. Bitcoin kini diperdagangkan di kisaran USD 20.212 atau sekitar Rp 307,5 juta.

Sedangkan Ethereum berhasil bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,41 persen dalam 24 jam terakhir. Saat ini Ethereum diperdagangkan di kisaran harga USD 1.360 per koin.

Mengenai pergerakan pasar kripto dan Bitcoin keseluruhan pada pekan pertama Oktober 2022, Country Manager, Luno Indonesia, Jay Jayawijayaningtiyas mengatakan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi makro saat ini, pasar aset kripto telah bertahan kuat selama tujuh hari terakhir dengan BTC berhasil naik sebesar 3 persen, mengungguli pasar saham dan indeks pasar lainnya.

“Nilai Bitcoin bergerak di rentang sempit antara USD 19,000 hingga USD 20,000 (sekitar Rp 288 juta sampai Rp 303 juta) dalam seminggu terakhir, sehingga menyebabkan tingkat volatilitas mingguan Bitcoin turun ke angka 1.6 persen,” ujar Jay dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2022).

Adapun, Jay menambahkan, Open interest pada Bitcoin Futures telah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, yaitu sebesar 450.000 BTC karena tingkat pendanaan Bitcoin PERP (Perpetual Protocol) masih berada di level netral, menandakan adanya peningkatan ketertarikan terhadap Bitcoin di antara para pelaku pasar.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Harga Kripto Kamis 6 Oktober 2022

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada perdagangan Kamis, 6 Oktober 2022. Mayoritas kripto kembali melemah setelah sempat menguat hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis pagi, 6 Oktober 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah 0,76 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 2,87 persen sepekan.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 20.115 per koin atau setara Rp 305,8 juta (asumsi kurs Rp 15.206 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) turut melemah Kamis pagi ini. ETH ambles 0,39 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,79 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.351 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga melemah tipis pagi ini. Dalam 24 jam terakhir BNB turun 0,59 persen. Namun, masih menguat, 4,12 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 293,47 per koin. 

Kemudian Cardano, kembali melemah. Dalam satu hari terakhir ADA melorot 0,86 persen dan 1,74 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4309 per koin.

 

 


Harga Kripto Lainnya

Aset Kripto
Perbesar
Perkembangan pasar aset kripto di Indonesia. foto: istimewa

Adapun Solana (SOL) kembali bertengger di zona merah. Sepanjang satu hari terakhir SOL ambles 0,61 persen, tetapi masih menguat 1,70 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 33,87 per koin.

Sedangkan XRP masih perkasa pagi ini di antara kripto teratas lainnya. XRP naik 3,10 persen dalam 24 jam terakhir dan 9,91 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,4943 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) juga turut melemah pada perdagangan pagi ini. Dalam satu hari terakhir DOGE anjlok 1,49 persen, tetapi masih menguat 6,45 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level USD 0,06444 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam alami pelemahan ke level USD 960,8 miliar dari sebelumnya di level USD 966,4 miliar.


Popularitas Kripto di Amerika Serikat Menurun Akibat Crypto Winter

Crypto Bitcoin
Perbesar
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Sebelumnya, popularitas cryptocurrency dengan investor Amerika sedang menurun. Menurut survei Bankrate September, pada 2022, hanya sekitar 21 persen orang Amerika yang merasa nyaman berinvestasi dalam cryptocurrency. Itu turun dari 35 persen pada 2021. Penurunan ini terjadi di tengah kondisi yang disebut crypto winter.

Meskipun tingkat kenyamanan turun dengan investor lintas generasi, penurunan itu paling tajam di kalangan milenial. Hampir 30 persen investor Amerika Serikat berusia antara 26 dan 41 tahun merasa nyaman pada 2022, dibandingkan dengan hampir 50 persen pada 2021.

Penurunan ini tidak mengejutkan, mengingat hampir USD 2 triliun atau sekitar Rp 30.395 triliun telah hilang dari seluruh pasar kripto sejak November 2021. Harga mata uang digital populer seperti bitcoin telah berjuang untuk mencapai level tertinggi 2021. 

Salah satu perwakilan Bankrate, James Royal mengatakan trader aset apa pun adalah penggemar keuntungan. Dengan cryptocurrency utama seperti Bitcoin dan Ethereum turun lebih dari 70 persen dari tertinggi sepanjang masa, tidak mengherankan jika peminatnya menurun. 

"Penurunan harga kripto tidak membantu penyebab menarik lebih banyak orang ke kripto,” ujar Royal, dikutip dari CNBC, Jumat, 30 September 2022.

Bitcoin telah diperdagangkan antara USD 18.000 dan USD 25.000 sejak Juni turun dari rekor tertinggi lebih dari USD 65.000 pada November 2021. Cryptocurrency dianggap sebagai aset yang sangat fluktuatif yang tunduk pada fluktuasi harga yang tidak dapat diprediksi. 

Pakar keuangan biasanya menyarankan untuk tidak menginvestasikan lebih banyak uang ke dalam cryptocurrency karena tidak ada jaminan untuk mendapatkan keuntungan.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya