Pria di Utah Didakwa 7 Kejahatan Terkait Penipuan Kripto

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 25 Sep 2022, 08:13 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 08:13 WIB
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital.
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria dari Utah telah didakwa dengan tujuh kejahatan atas dugaan dalam beberapa skema penipuan keuangan, termasuk penipuan penambangan cryptocurrency yang menipu dua pelanggan senilai USD 1,7 juta atau setara Rp 25,5 miliar. 

Dilansir dari Yahoo Finance, Minggu (25/9/2022), Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengatakan James Wolfgramm, dari Spanish Fork, Utah, merayu korbannya dengan menggambarkan dirinya di media sosial sebagai seorang multi jutawan yang menghasilkan kekayaannya dalam cryptocurrency. 

Wolfgramm juga menyatakan dirinya sebagai salah satu pengusaha paling terkenal di planet ini dan penasihat keuangan yang membantu lebih dari 10.000 klien setiap tahun, melalui akun Twitter miliknya.

Wolfgramm dituduh oleh Departemen Kehakiman menggunakan gambar dompet kripto yang menyimpan aset digital bernilai jutaan dolar, koper penuh uang tunai, dan mobil sport mahal untuk memikat korban dengan kecerdasan investasinya.

Melalui salah satu perusahaan Wolfgramm, Bitex, pihak berwenang mengatakan dia meyakinkan dua investor untuk memberinya USD 1,7 juta dengan mengaku menjual mesin penambangan kripto bertenaga tinggi yaitu Bitex Blockbuster yang sebenarnya tidak ada. 

Sebagai gantinya, menurut pernyataan DOJ, Wolfgramm menggunakan mesin palsu di kantor Bitex Utah, yang terhubung ke monitor yang menampilkan loop pra-rekaman yang hanya memberikan tampilan aktivitas penambangan.

Salah satu bisnis Wolfgramm lainnya, Ohana Capital Financial (OCF), diduga menawarkan layanan keuangan kepada perusahaan yang tidak bisa mendapatkan rekening bank tradisional, yang dipasarkan dengan slogan “Banking the Unbankable.” 

Wolfgramm seharusnya memberi tahu investor OCF memiliki dewan penasihat dan dana pelanggan terikat, padahal, pada kenyataannya, dia menghabiskan jutaan dolar uang pelanggan untuk pengeluaran bisnis yang tidak terkait.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya