Pasar Kripto Kembali Koreksi, Ini Faktor Penyebabnya

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 16 Agu 2022, 13:39 WIB
Diperbarui 16 Agu 2022, 13:39 WIB
Ilustrasi bitcoin dan ethereum (Foto: Unsplash/Thought Catalog)
Perbesar
Ilustrasi bitcoin dan ethereum (Foto: Unsplash/Thought Catalog)

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan pasar kripto akhirnya serius mengalami tekan pada Selasa (16/8/2022) pagi. Harga Bitcoin, Ethereum dan aset kripto utama lainnya kompak turun ke zona merah, walau sempat secara singkat naik signifikan pada perdagangan Senin malam.

Token meme seperti Shiba Inu (SHIB) dan Dogecoin (DOGE) di antara jajaran aset kripto utama pun kini akhirnya juga ikut turun, padahal sempat reli hebat sehari sebelumnya. SHIB bahkan merosot paling tajam bisa tembus 9,7 persen dalam sehari terakhir.

Trader Tokocrypto, Nathan Alexander mengatakan secara umum, memang belum ada sentimen positif yang jadi pembangkit market kripto untuk terus reli kencang. Dari sisi makroekonomi, investor kini sebenarnya sedang wait and see mengantisipasi risalah rapat (minutes of meeting) The Fed pada Juli yang dirilis pekan ini.

"Investor tampaknya meyakini risalah tersebut akan memuat petunjuk tentang apakah The Fed bakal mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 atau 75 basis poin bulan depan,” ujar Nathan kepada Liputan6.com, Selasa (16/8/2022).

Menurut Nathan, naik-turunnya suku bunga acuan The Fed menjadi krusial untuk mempengaruhi selera investor nantinya untuk mengakumulasi atau melakukan aksi jual.

“Selain kebijakan moneter The Fed, dari sisi teknikal, investor terlihat masih ragu untuk melakukan akumulasi karena volume trading juga terpantau terus menurun sejak akhir pekan lalu. Minimnya aksi price actions tersebut membuat investor berpikir ulang untuk bersikap optimis bullish,” jelas Nathan.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Harga Bitcoin

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital.
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Dari sisi analisis pergerakan Nathan memaparkan, BTC memang berhasil melonjak hingga USD 25.000 atau sekitar Rp 368,9 juta untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan pada 14 Agustus kemarin. 

"Meski demikian, altcoin masih mengungguli Bitcoin dalam hal kenaikan harga, terutama Ethereum (ETH) yang sedang mengantisipasi The Merge,” tutur Nathan.

Harga Bitcoin saat ini sedang berusaha bergerak untuk mencapai day-20 exponential moving average (EMA), tetapi tertahan di level resistance pada level USD 24.817. Jika harga Bitcoin berhasil breakout, target kenaikan saat ini adalah level USD 29.289 dan level support terdekat berada pada level USD 23.650 sebagai pertahanan.

“Sementara, Ethereum Jika harganya berhasil breakout day-20 EMA, maka target kenaikan selanjutnya berada pada level USD 2.230 hingga USD 2.649. Jika terjadi koreksi, support terdekat untuk menahan laju penurunan berada pada level USD 1.623,” pungkas Nathan.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Harga Kripto Selasa Pagi 16 Agustus 2022

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Sebelumnya, harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Selasa, 16 Agustus 2022. Mayoritas kripto kembali melemah setelah kehabisan tenaga untuk melanjutkan reli yang didorong data inflasi AS.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa (16/8/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 1,27 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 0,77 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 24.038 per koin atau setara Rp 355,1 juta (asumsi kurs Rp 14.776 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) masih melemah pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH ambles 2,25 persen, tetapi masih menguat 7,46 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.903 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB turun tipis 0,07 persen dan 1,73 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 318,69 per koin. 

 


Harga Kripto Lainnya

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Kemudian Cardano mengikuti jejak kripto lainnya yang melemah. Dalam satu hari terakhir ADA anjlok 3,09 persen,tetapi masih menguat 3,20 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,5524 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga melemah pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL merosot 3,37 persen. Namun masih menguat 3,24 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 43,78 per koin.

Sedangkan XRP pada pagi ini kembali melemah. XRP ambles 1,30 persen dalam 24 jam terakhir dan 1,93 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3737 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya turun sedikit ke level USD 0,9998.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam masih bertahan di level USD 1,1 triliun.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya