Pasar Kripto Menguat Terbatas Imbas Masih Terdampak Data Inflasi AS

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 12 Agu 2022, 16:50 WIB
Diperbarui 12 Agu 2022, 16:50 WIB
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple
Perbesar
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple. Kredit: WorldSpectrum via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin, Ethereum dan aset kripto utama lainnya melanjutkan reli terbatas pada Jumat pagi, 12 Agustus 2022. Pasar kripto menguat disebabkan oleh berita data inflasi Amerika Serikat (AS) terbaru yang menguntungkan.

Departemen Ketenagakerjaan AS telah mengumumkan inflasi tahunan AS yang ternyata mengalami penurunan dari 9,1 persen kini hanya 8,5 persen pada Juli 2022. Data ini mengindikasikan siklus inflasi tinggi AS mungkin telah mencapai puncaknya, meski angka 8,5 persen masih jadi salah satu yang tertinggi.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono menuturkan, peristiwa tersebut akhirnya memicu investor untuk kembali mengakumulasi aset kripto. Mereka optimistis akan adanya pull back dari dampak data inflasi AS yang turun.

Keyakinan dampak tersebut adalah the Fed tampaknya akan meredam agresivitas kebijakan moneternya. 

"Pastinya, mereka bisa beranggapan berhasil dalam upaya menjinakkan inflasi tanpa memasukkan ekonomi ke dalam resesi, dan dapat meningkatkan suku bunga pada tingkat yang lebih moderat pada pertemuan berikutnya pada September mendatang,” ujar Afid dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (12/8/2022).

Afid menuturkan, jika The Fed mengambil sikap dovish, daya tarik aset kripto, akan terus berkilau. Selain itu, aksi The Fed yang menahan suku bunga acuannya diharapkan tidak akan menyurutkan likuiditas di pasar kripto.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Analisis Teknikal BTC dan Ethereum

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital.
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Selain perkara inflasi, reli kencang market kripto juga didorong antisipasi investor terhadap pembaruan jaringan Ethereum bernama The Merge yang sedianya meluncur pada September mendatang. 

“Terlebih, pekan ini adalah momen penting bagi Ethereum, karena akan ada penggabungan testnet ketiga dan terakhir, yang disebut Goerli. Diharapkan penggabungan ini terjadi pada 10-12 Agustus mendatang,” jelas Afid.

Analisis Teknikal BTC dan Ethereum

Dari sisi teknikal, pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout resistance pada level USD 23.362 atau sekitar Rp342,6 juta. 

"Jika harga BTC kembali melanjutkan reli, target kenaikan selanjutnya berada pada level USD 25.232. Posisi USD 22.930 masih menjadi level support yang solid untuk menahan laju penurunan Bitcoin apabila harga koreksi,” tutur Afid.

Sementara, nilai Ethereum memiliki target kenaikan terdekat berada pada level USD 1.916 dan jika berhasil breakout, maka kenaikan selanjutnya berada pada level USD 2.009. ETH memiliki level support solid di USD 1.622 untuk menahan laju penurunan ETH jika mengalami koreksi.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Harga Kripto Jumat Pagi 12 Agustus 2022

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Jumat, 12 Agustus 2022. Mayoritas kripto masih menguat sejak kemarin setelah pengumuman data inflasi AS.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (12/8/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat tipis 0,85 persen dalam 24 jam terakhir dan 7,06 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 24.136 per koin atau setara Rp 355,5 juta (asumsi kurs Rp 14.732 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga masih menguat pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH melesat 2,32 persen dan 18,89 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.894 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut naik. Dalam 24 jam terakhir BNB naik tipis 0,82 persen dan 4,82 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 325,82 per koin. 

 


Harga Kripto Lainnya

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Kemudian Cardano mengikuti jejak kripto lainnya yang menguat. Dalam satu hari terakhir ADA menguat tipis 0,08 persen dan 7,15 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,5344 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga meroket pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL terbang 2,20 persen dan 12,32 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 43,18 per koin.

XRP masih melanjutkan penguatan. XRP menguat 0,24 persen dalam 24 jam terakhir dan 3,03 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3804 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya kembali ke level USD 1,00. Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam masih bertahan di level USD 1,1 triliun.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya