Analis Sebut Bitcoin Berhasil Tumbuh 0,5 Persen pada Awal Juli 2022

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 07 Jul 2022, 19:31 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 19:31 WIB
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan market aset kripto di tengah pekan pertama Juli 2022, terlihat semringah karena ada sedikit reli yang menimbulkan kenaikan harga. Sejak awal pekan, market kripto terus berjuang untuk tidak anjlok lebih dalam di tengah penguatan sinyal resesi.

Melansir situs Coinmarketcap pada Kamis sore (7/7/2022), 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap sukses melaju ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) melambung 1,08 persen ke level USD 20.505 atau sekitar Rp 307,6 juta (asumsi kurs Rp 15.005 per dolar AS) per keping dalam sehari terakhir.

Mengenai pergerakan pasar kripto dan bitcoin pada pekan pertama Juli 2022, Country Manager, Luno Indonesia, Jay Jayawijayaningtiyas mengatakan, harga Bitcoin turun 56 persen per akhir kuartal kedua tahun ini yang kemungkinan disebabkan oleh prospek ekonomi makro yang tidak pasti dan kondisi di pasar kripto.

"Namun, Bitcoin kembali membalikkan keadaan memasuki Juli 2022 dengan bertumbuh sebesar 0,5 persen di bulan ini,” kata Jay dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Juli 2022.

Jay menambahkan, Altcoin juga memulai awal yang positif dengan pemulihan yang lebih unggul dibanding Bitcoin di kisaran 4,9 persen. 

“Indeks Kapitalisasi Menengah membukukan performa terbaik pada Juli yaitu sekitar 5 persen, disusul Indeks Kapitalisasi Besar di angka 3,1 persen,” jelas Jay.

Adapun Jay mengungkapkan, tiga koin teratas berdasarkan kapitalisasi pasar telah bersaing ketat selama seminggu terakhir, dengan BNB berhasil sedikit mengungguli Bitcoin dan Ethereum.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Harga Kripto Kamis Pagi 7 Juli 2022

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital.
Perbesar
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan beragam pada perdagangan Kamis (7/7/2022). Beberapa kripto yang sempat menguat kini harus kembali melemah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis pagi, 7 Juli 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat tipis 0,11 persen dalam 24 jam dan 0,33 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 20.342 per koin atau setara Rp 305 juta (asumsi kurs Rp 14.995 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga masih menguat pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH naik 0,84 persen dan 4,05 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.159 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih bertahan di zona hijau sejak kemarin. Dalam 24 jam terakhir BNB menguat 2,48 persen dan 7,42 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 237,81 per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini kembali menguat setelah kemarin sempat terkoreksi. Dalam satu hari terakhir ADA menguat 0,49 persen, tetapi masih melemah 1,91 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4604 per koin.

 


Harga Kripto Lainnya

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Adapun Solana (SOL) berhasil menguat pagi ini Sepanjang satu hari terakhir SOL naik 0,74 persen dan 5,96 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 36,21 per koin.

XRP juga kembali menguat pagi ini setelah kemarin sempat melemah. XRP pulih tipis 0,97 persen dalam 24 jam terakhir. Namun masih ambles 0,96 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3292 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama melemah 0,02 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9992 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,08 persen dalam 24 jam terakhir, yang harganya turun sedikit ke level USD 0,9995.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto masih menguat tipis pada hari ini yaitu di level USD 915,2 miliar dari sebelumnya di level USD 912,3 miliar.


Begini Prospek Pasar Kripto di Tengah Dominasi Sentimen Negatif

Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple
Perbesar
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple. Kredit: WorldSpectrum via Pixabay

Sebelumnya, pergerakan market kripto sejak awal Juli 2022, tidak cukup memuaskan. Selama akhir pekan lalu, sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap masih bergerak di bawah level resistance-nya. Meskipun sempat menguat, secara keseluruhan kripto masih berada di kisaran harga yang telah ditempati sejak lama. 

Misalnya Bitcoin dalam meskipun menguat, harganya masih terjebak di kisaran USD 20.000 atau sekitar Rp 299,5 juta. Walaupun ada penguatan tinggi, sejauh ini Bitcoin hanya bisa menyentuh USD 21.000.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono menjelaskan pergerakan kripto ke depan berdasarkan analisis data on-chain dan sisi teknikal, aset kripto masih berpotensi melemah cukup dalam, meskipun level harga aset kripto saat ini terbilang sideways atau datar. 

"Pergerakan pasar kripto sejatinya mengikuti sentimen investor secara umum yang tengah menghindari risiko, sama seperti yang tercermin dari pelemahan di pasar saham AS," ujar Afid kepada Liputan6.com, Selasa, 5 Juli 2022.

Sampai saat ini, investor yakin ekonomi AS sesegera mungkin akan masuk ke jurang resesi. Mereka juga takut pertumbuhan ekonomi AS bakal makin terjerembab mengingat bank sentral AS, The Fed, berkali-kali menegaskan kekukuhannya untuk mengerek suku bunga acuan demi mengekang inflasi.

"Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini memiliki support terdekat di level USD 17.700 dengan resistance terdekat di USD 21.051. Namun, terlihat pekan ini investor masih bersikeras untuk mempertahankan harga BTC tidak anjlok di bawah USD 19.000,” kata Afid.

Namun, menurut Afid jika melihat volume trading pada pekan ini tampak masih anjok yang cukup dalam, sehingga semakin besar pula potensi BTC untuk melanjutkan pelemahannya dan menguji level support kuatnya di USD 15.500 dalam jangka panjang.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya