Bitcoin Kembali Bertengger di Level Psikologis Rp 300,2 Juta

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 06 Jul 2022, 16:31 WIB
Diperbarui 06 Jul 2022, 16:31 WIB
Bitcoin - Image by Benjamin Nelan from Pixabay
Perbesar
Bitcoin - Image by Benjamin Nelan from Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Dalam pergerakannya yang berkelanjutan di atas dan di bawah ambang batas USD 20.000 atau sekitar Rp 300,2 juta, bitcoin sempat mengalami serangkaian penurunan kecil pada Selasa, 5 Juli 2022. Namun, berhasil bangkit dan kembali bertengger di atas tanda penting secara psikologis.

Cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar pada Rabu (6/7/2022) diperdagangkan sekitar USD 20.300, naik sekitar 2 persen selama 24 jam terakhir. Investor melihat dukungan USD 20.000 sebagai ukuran daya tahan pasar bearish saat ini.

Sampai saat ini, pasar kripto masih dibayangi oleh berbagai sentimen negatif mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga permasalahan yang terjadi dari dalam industri kripto sendiri. 

Chief Investment Officer Arca, Jeff Dorman baru-baru ini mengangkat masalah filosofis tentang kripto, dia bertanya apakah bitcoin benar-benar penyimpan kekayaan atau hanya penyimpan kekayaan berlebih.

“Selama dekade terakhir, kita tidak harus membedakan antara keduanya, tetapi dengan bank sentral membasmi inflasi melalui efek kekayaan negatif, kita mungkin akan segera mengetahuinya. Sejauh ini, buktinya cukup memberatkan yaitu Bitcoin tidak menyukai pengetatan keuangan,” kata Dorman dikutip dari CoinDesk, Rabu, 6 Juli 2022.

Menurut Dorman sampai hari ini, bitcoin mungkin hanya menjadi penyimpan kekayaan berlebih. 

"Jadi selama Anda percaya kelebihan kekayaan akan kembali lagi, bitcoin mungkin merupakan opsi yang bagus,” ujar Dorman. 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bursa Saham Amerika Serikat Menguat

Ilustrasi wall street (Photo by Robb Miller on Unsplash)
Perbesar
Ilustrasi wall street (Photo by Robb Miller on Unsplash)

Seperti diketahui, pergerakan pasar kripto masih selaras dengan pergerakan indeks saham utama di AS terutama dengan saham-saham teknologi. 

Pasar saham reli terlambat untuk ditutup, dengan Nasdaq yang padat teknologi naik 1,8 persen dan S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average naik dengan sepersekian poin persentase. 

Investor dalam data ekonomi melihat ekonomi cukup lambat untuk memungkinkan bank sentral mengurangi laju kenaikan suku bunga. 

Sikap hawkish Federal Reserve AS yang ekstrem telah membuat investor khawatir akan resesi. Institute for Supply Management (ISM) menemukan output manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan untuk Juni. Laporan terpisah baru-baru ini menunjukkan tingkat tabungan dan kepercayaan konsumen menurun.

Sentimen negatif industri kripto

Aliran berita buruk kripto lebih lambat hari ini dibandingkan selama enam minggu terakhir, meskipun pemberi pinjaman kripto yang berbasis di London Nexo mengumumkan telah menandatangani term sheet untuk mengakuisisi 100 persen dari sesama platform pinjaman Vauld. 

Vauld adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Singapura yang mengatakan pada Senin mereka menangguhkan semua penarikan, perdagangan dan deposit di platformnya karena melihat opsi restrukturisasi. Vauld bergabung dengan daftar perusahaan kripto yang terus bertambah yang tersapu dalam penurunan harga industri baru-baru ini.


Harga Kripto Rabu Pagi 6 Juli 2022

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Sebelumnya, harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan beragam pada perdagangan Rabu (6/7/2022). Beberapa kripto yang sempat menguat kini harus kembali melemah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu pagi 6 Juli 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat tipis 2,36 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 0,22 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 20.338 per koin atau setara Rp 305,3 juta (asumsi kurs Rp 15.014 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga masih menguat pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH naik 1,22 persen, tetapi masih melemah 1,54 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.145 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih bertahan di zona hijau sejak kemarin. Dalam 24 jam terakhir BNB menguat 1,62 persen dan 0,16 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 231,75 per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini harus kembali koreksi setelah kemarin sempat menguat. Dalam satu hari terakhir ADA melemah 1,27 persen dan 4,16 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4574 per koin.

 


Harga Kripto Lainnya

Crypto Bitcoin
Perbesar
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Adapun Solana (SOL) kembali melemah pagi ini Sepanjang satu hari terakhir SOL turun 0,73 persen dan 0,59 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 35,80 per koin.

XRP juga kembali melemah hari ini. XRP ambles tipis 0,37 persen dalam 24 jam terakhir dan 5,19 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3253 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9991 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,07 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi harganya masih berada di level USD 1,00

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto kembali menguat cukup besar pada hari ini yaitu di level USD 912,3 miliar dari sebelumnya di level USD 899 miliar.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya