Kripto Makin Diminati, Wamendag Ajak Mahasiswa Investasi Aman

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 01 Jul 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 01 Jul 2022, 09:00 WIB
Aset Kripto
Perbesar
Perkembangan pasar aset kripto di Indonesia. foto: istimewa

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menguraikan masa depan aset kripto di Indonesia yang sangat potensial meningkat dan berdampak pada perekonomian nasional. 

Hal ini terlihat tidak hanya dari meningkatnya jumlah investor kripto dan nilai transaksi dari waktu ke waktu, tapi juga dari semakin bertambahnya platform untuk investasi aset kripto.

Hal itu disampaikan Jerry dalam kuliah umum di Universitas Islam Nasional (UIN) Mahmud Yunus Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada, Selasa (28/6/2022). Tema yang diusung pada kuliah umum ini yaitu “Peluang dan Tantangan Investasi Crypto dalam Ekosistem Investasi di Indonesia”

“Aset kripto di Indonesia mengalami lonjakan luar biasa. Per 2020, nilai transaksi aset kripto sebesar Rp64,9 triliun. Satu tahun kemudian, per Desember 2021, angkanya melonjak sangat signifikan menjadi Rp859,4 triliun, kata Jerry dikutip dari siaran pers Kemendag, Jumat (1/7/2022). 

“Oleh karena pesatnya perkembangan tersebut, Bappebti telah menyiapkan infrastruktur yang esensial, seperti bursa kripto, lembaga kliring, dan pengelola tempat penyimpanan aset kripto (depository) untuk mendukung ekosistem perdagangan fisik aset kripto Indonesia, khususnya yang memberikan kepastian dan kenyamanan bagi konsumen” lanjut Wamendag.

Di samping itu, Jerry juga selalu tegas mengingatkan kripto di Indonesia adalah sebuah aset atau komoditas, dan bukan alat pembayaran yang sah secara peraturan perundang-undangan. 

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Perhatikan Hal Ini Sebelum Investasi di Kripto

Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)
Perbesar
Ilustrasi kripto (Foto: Unsplash/Kanchanara)

Terkait tren investasi yang semakin meluas di masyarakat, Wamendag juga mengingatkan agar masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal dalam melakukan investasi secara aman. Pertama, sebelum memutuskan untuk bertransaksi aset kripto, setiap orang harus memastikan paham benar apa itu aset kripto dan mekanisme perdagangannya.

Kedua, berinvestasi di calon pedagang aset kripto yang memiliki tanda daftar dari Bappebti. Ketiga, menginvestasikan dana untuk jenis aset kripto yang telah diatur Bappebti. 

Di samping itu, calon investor juga perlu memastikan dana yang digunakan adalah dana lebih yang dihasilkan secara legal dan bukan dana yang digunakan kebutuhan sehari-hari. 

"Investor harus mempelajari risiko yang mungkin timbul dan perkembangan harga aset kripto yang terjadi, karena harga yang fluktuatif. Selain itu, investor harus pantang percaya dengan janji-janji keuntungan tetap atau tinggi,” ujar Jerry.

 


Investor Kripto

Crypto Bitcoin
Perbesar
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Wamendag menyebutkan, dengan adanya kecanggihan teknologi dan keterbukaan informasi, animo masyarakat untuk memilih kripto sebagai salah satu aset atau alternatif atas instrumen investasi konvensional akan semakin tinggi pada waktu mendatang. 

“Jumlah nasabah aset kripto telah mencapai 14,1 juta pada bulan lalu. Sementara itu, investor saham tercatat hanya 8,86 juta,” ungkap Wamendag. 

Secara khusus, Jerry menyampaikan penting bagi para mahasiswa untuk memahami aset kripto, baik dalam rangka mengkaji maupun melengkapi diri sebelum berinvestasi. 

“Demografi investor kripto didominasi kelompok usia 18 sampai 24 tahun, yaitu 32 persen kelompok 25 hingga 30 tahun dan kelompok 31 hingga 35 tahun 16 persen,” ujar Wamendag. 

Adapun berdasarkan kelompok profesi, persentasi karyawan swasta mendominasi sebesar 28 persen, wiraswasta 23 persen, dan pelajar dan mahasiswa 18 persen. 

Sedangkan, lima jenis aset kripto dengan nilai transaksi tertinggi, yaitu Tether (Rp42,3 triliun), Bitcoin (Rp 18,5 triliun), Ethereum (Rp14,2 triliun), DogeCoin (Rp6,8 triliun), dan Terra (Rp6 triliun).


Harga Kripto Jumat Pagi 1 Juli 2022

Crypto Bitcoin
Perbesar
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Sebelumnya, mengawali Juli 2022, harga Bitcoin dan kripto jajaran teratas terpantau melanjutkan koreksi yang cukup dalam pada Jumat (1/7/2022). Mayoritas kripto teratas kompak di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (1/7/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 7,16 persen persen dalam 24 jam dan 9,62 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 18.812 per koin atau setara Rp 280,8 juta (asumsi kurs Rp 14.928 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga masih ambles pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH turun 8,21 persen dan 9,84 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.023 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga tertahan di zona merah. Dalam 24 jam terakhir BNB melemah 4,48 persen dan 6,92 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 212,25 per koin. 

 


Harga Kripto Lainnya

Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple
Perbesar
Ilustrasi aset kripto, mata uang kripto, Bitcoin, Ethereum, Ripple. Kredit: WorldSpectrum via Pixabay

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini juga harus masih terkoreksi. Dalam satu hari terakhir ADA terkoreksi 5,65 persen dan 6,98 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4433 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga masih terpuruk. Sepanjang satu hari terakhir SOL melemah 6,60 persen dan 14,67 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 31,99 per koin.

XRP tetap melemah pagi ini. XRP turun 3,32 persen dalam 24 jam terakhir dan 3,41 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3214 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9989 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,27 persen dalam 24 jam terakhir yang membuat harganya turun sedikit ke level USD 0,9993.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto kembali melemah cukup besar pada hari ini yaitu di level USD 852,2 miliar dari hari sebelumnya di level USD USD 904,1 miliar.

 

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya